Perum Perhutani Disiapkan Jadi Induk BUMN Perhutanan

Kementerian BUMN kembali tengah mempersiapkan pembentukan holding (induk perusahaan) perhutanan dengan menunjuk Perum Perhutani. ”Nanti skema holding BUMN perhutanan berbeda dengan holding BUMN perkebunan ataupun BUMN pupuk. Kalau BUMN pupuk dan BUMN perkebunan, induknya non operating, BUMN perhutanan induknya operating, yakni Perum Perhutani,” ujar Deputi Bidang Industri Primer Megananda Daryono.

Dengan demikian, Perum Perhutani nantinya menjadi induk perusahaan perhutanan, sedangkan Inhutani I, II, III, IV dan Vakan menjadi anak-anak usahanya. Ditunjuknya Perhutani disebabkan di antara BUMN perhutanan, kinerja Perum Perhutani terbilang paling baik.

Jika dibandingkan, antara PTPN satu dengan yang lain kondisinya hampir mirip satu sama lain, meskipun ada beberapa PTPN yang kondisinya kurang bagus. Tetapi kalau  kehutanan, kondisinya berbeda, BUMN perhutanan, yang bagus hanya Perum Perhutani. Inhutani kondisinya sudah tidak bagus. Kalaupun membukukan laba, hanya Rp 12 miliar. Masa BUMN labanya hanya Rp 12 miliar. ”Beda dengan Perum Perhutani yang labanya sudah ratusan miliar,” ungkap Megananda.

Terkait dengan holding BUMN perkebunan, menurut Megananda, nantinya akan berupa perusahaan baru. Sedangkan, PT Perkebunan Nusantara I – XIV dan PT Rajawali Nusantara Indonesia akan menjadi anak usahanya. Saat ini pembentukan holding perkebunan tengah memasuki tahap akhir.

Nama Media : BUMN TRACK No. 48
Tanggal       : TAHUN V JULI 2011, Hal. 18
Penulis        : –
TONE           : POSITIVE