Ekspor Perdana AMDK Perhutani ke Jepang

Produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Perhutani terpilih dan menjadi satu-satunya AMDK dari Indonesia yang dapat memenuhi standar persyaratan pasar negara Jepang, selain air dari Korea dan Canada yang sudah masuk pasar Jepang sebelumnya. Kepercayaaan terhadap AMDK Perhutani, bermula dari kondisi pasca gempa Tsunami, masyarakat Jepang membutuhkan air minum kemasan dalam jumlah besar. Tim Jepang telah menjajagi beberapa negara seperti Malaysia, Phillipina dan Indonesia tetapi tidak semua air kemasan memenuhi standar yang dipatok Jepang, antara lain memenuhi TDS di bawah 60.

Bertempat di Jalan Raya Parung Km 47,5 Parung Jawa Barat, Direktur Utama Perhutani, Bambang Sukmananto melepas ”Ekspor Perdana AMDK Perhutani ke Jepang” didampingi Mr. KATSUHITO SEGAWA sang pembeli dari Jepang. Bagi Perhutani, ekspor AMDK ke Jepang ini merupakan milestone terbukanya bisnis industri hasil hutan non-kayu yang ditargetkan seimbang dengan bisnis hasil hutan kayu minimal 50:50. Ini merupakan salah satu wujud transformasi bisnis Perhutani yang mulai terlihat hasilnya.

Dipilihnya AMDK Perhutani antara lain karena pertimbangan kualitas air memenuhi persyaratan standar di Jepang. Kerjasama tersebut, menyetujui untuk pengiriman awal setiap bulan 2 sampai 5 kontainer. Perhutani telah menandatangani kontrak awal 3 tahun di awali dengan order 8 juta botol rata-rata lima kontainer per bulan. Memang masih kurang dibandingkan dengan kebutuhan yang diminta Jepang 10 juta botol per bulan senilai 9,58 miliar tersebut.

Nama Media : MAJALAH BUSINESS REVIEW
Tanggal : Edisi 07 Tahun 10, Oktober 2011, Hal. 41
Penulis : Corry
TONE : POSITIVE