Gaet Perhutani, SMGR Buka Jalan ke Pabriknya

JAKARTA – Tingkatkan kualitas alur (jalar hutan) mengenai pemanfaatan dan pemeliharaan alur hutan, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) menggandeng Perum Perhutani. Kerjasama tersebut sebagai upaya pemanfaatan alur hutan yang melintasin wilayah Perhutani.

Direktur Utama PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Dwi Soetjipto menyebutkan, adapun kawasan hutan hasil kerjasama dengan Perhutani seluas 2,85 hektare (6 meter x 4.7450 meter), di antaranya di alur F, alur G, dan H Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Timbangan, RPH Mantingan dan RPH Trebes, BKPH Demaan di Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah.

“Alur tersebut merupakan akses jalan menuju pabrik Semen Indonesia yang direncanakan dibangun di Rembang,” kata Dwi kepada wartawan di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (17/7/2013).

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Perum Perhutani Bambang Sukmananto menuturkan, keuntungan dari kerjasama ini kedepannya atau jalan hutan akan diperbaiki pihak yang bekerjasama. Sebab, lanjut Bambang, kondisi alur hutan akan melancarkan dan mempercepat proses pengangkutan produk hasil hutan dari dalam kawasan hutan perhutani.

Menurut Bambang, besarnya kompensasi besaran nilai atas penggunaan alur hutan akan ditentukan oleh lembaga penilai independen yang ditunjuk dan disepakati oleh Perum Perhutani dan Semen Indonesia.

“Kerjasama ini juga dimaksudkan untuk mempercepat terwujudnya pembangunan pabrik Semen Indonesia di Rembang melalui sinergi BUMN,” tutup Bambang

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2013/07/17/320/838474/gaet-perhutani-smgr-bukan-jalan-ke-pabriknya
Tanggal : 17 Juli 2013

Tags: