Ogah Ikut Jelek, Nama Hambalang Eco-Edu Forest Diganti

Metrotvnews.com, Bogor: Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan bersama Menteri Kehutanan Korea Selatan Shin Won Sop meresmikan fasilitas Hambalang Eco-Edu Forest di Desa Hambalang, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (4/7).

“Karena Hambalang lagi ada sorotan, ada baiknya namanya diganti jadi Sentul Eco-Edu Forest,” kata Menteri Kehutanan (Menhut) saat memberikan sambutan.

Menteri menyebutkan, kerja sama Indonesia dan Korea Selatan di bidang kehutanan dimulai jauh sebelum dibukanya hubungan diplomatik antara kedua negara pada 1973. Yaitu saat masuknya perusahaan PMA Korea Selatan di bidang pengusahaan hutan pada 1968 di Kalimantan Selatan.

Adapun pembentukan Indonesia Korea Foresty Committe (IKFC), lanjut Menhut, merupakan forum bilateral Republik Indonesia-Republik Korea di bidang kehutanan yang dimulai pada 1979 dalam rangka perluasan cakupan kerja sama k dua negara. Kerja sama itu meliputi investasi hutan tanaman, penelitian kehutanan, konservasi dan perlindungan hutan serta pengembangan sumber daya manusia.

Pada tahun 2007, lanjut Menteri, dibentuk Indonesia Korea Forest Forumn (IKFF). “IKFF ini memberi ruang kepada para pemangku kepentingan di Indonesia dan Korea untuk terlibat dalam memajukan kerja sama kedua negara khususnya bidang kehutanan,” ujarnya.

Hambalang Eco-Edu Forest yang memiliki luas 700 hektare (ha) adalah bagian dari Sentul Eco-Edu Forest yang total luasnya 9.000 ha. Sentul Eco-Edu Forest sedang dikembangkan oleh Perum Perhutani dalam rangka mengantisipasi perkembangan daerah Sentul yang menjadi pusat perkembangan pemukiman, wisata kota dan perekonomian Kabupaten Bogor dan dalam poros Jakarta-Bogor yang semakin padat. (Ant)

Editor: Patna Budi Utami

Sumber : http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/07/04/2/165763/Ogah-Ikut-Jelek-Nama-Hambalang-Eco-Edu-Forest-Diganti
Tanggal : 4 juli 2013