Perhutani Kembangkan Usaha Kopi

TEMANGGUNG, suaramerdeka.com – Melihat potensi hasil perkebunan berupa kopi yang dapat tumbuh berkembang dengan baik, di wilayah Kedu, maka Perum Perhutani BKPH Kedu Utara, kini berupaya meningkatkan nilai ekonomi hasil tanaman tersebut.

Jika pada tahun-tahun sebelumnya hasil perkebunan kopi yang pengelolaannya melibatkan rakyat itu hanya sebatas dijual dalam bentuk gelondongan saja sekarang diolah lebih. Selain dijual berupa biji siap sangrai, juga dalam bentuk kopi bubuk siap saji.

Kepala TU, KPH Kedu Utara, Amin Priyono (43), mengatakan, kini pihaknya sudah mendirikan pabrik Kopi Alas Kedoe, di Kauman, Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung.“Jika diolah lebih maka akan memiliki nilai ekonomi lebih pula. Sekarang sudah ada beberapa macam produk kita, yakni kopi bubuk hitam premium dan reguler. Kapasitas produksi per hari sekitar 120 kg per hari, atau 36 ton per tahun,”katanya kemarin.

Pengelola Pabrik Kopi Alas Kedoe, Bambang Ismanto (45), menuturkan, meski tergolong masih baru, namun kopinya sudah digemari masyarakat karena aroma dan rasanya cukup nikmat. Penjualan dalam bentuk kemasan, dan curah sudah merambah beberapa kota di Jateng dan Jatim.

Menurutnya, proses produksi kopi dibuat dengan sangat teliti, dengan memisahkan biji kopi menggunakan mesin sortir, dan diklasifikasikan menjadi kelas A, B, C, dan D. Untuk kategori A dibuat kopi kemasan premium, sedangkan yang lain reguler.

Setelah melalui proses sortir, biji kopi dijemur hingga kadar air berkurang, lalu disangrai, digiling, disimpan dalam kurun waktu terntentu hingga keluar aroma kopinya baru dikemas sesuai ukuran.

“Kelebihan kopi kita tidak pakai campuran apapun, jadi murni dari biji kopi pilihan yang benar-benar masak.

Perlu diketahui pula, kopi di wilayah BKPH Kedu Utara ini memang kualitasnya bagus, didukung topografi yang sesuai, serta kesuburan tanah. Jadi rasanya cukup nendang,” tuturnya.
( Raditia Yoni Ariya / CN34 / SMNetwork )

http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news_kedu/2013/07/09/163831/Perhutani-Kembangkan-Usaha-Kopi
09 Juli 2013 08:46

Tags: