Semen Indonesia Sewa Lahan Perhutani

Kondisi alur yang baik akan melancarkan dan mempercepat proses pengangkutan produksi hasil hutan dari dalam kawasan hutan Perhutani.”

Bambang Sukmananto Direktur Utama Perhutani PT Semen Indonesia (persero) menggandeng Perum Perhutani untuk pengelolaan kawasan hutan milik Perhutani. Untuk tahap awal, kerja sama itu mencakup pembangunan jalan hutan di Rembang, Jawa Tengah, yang merupakan lokasi pabrik baru Semen Indonesia.Penandatanganan kerja sama dilakukan Dirut Semen Indonesia Dwi Sutjipto dan Dirut Perhutani Bambang Sukmananto, disaksikan Menteri BUMN Dahlan Iskan di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, kemarin.

“Kawasan hutan yang masuk kerja sama seluas 2,85 hektare, merupakan akses jalan menuju lokasi pabrik Semen Indonesia di Rembang yang akan dibangun 2014,“ ujar Dwi.

Pabrik baru itu ditargetkan memiliki kapasitas produksi hingga 3 juta ton per tahun dengan total investasi sekitar Rp3,7 triliun.

“Kerja sama ini bentuknya business to business, Perhutani menyediakan lahan, kami membiayai pembangunan infrastruktur jalannya. Perhutani akan memperoleh sewa lahan yang dimanfaatkan,“ kata Dwi.

Untuk tahap awal, imbuhnya, investasi pembangunan jalan di kawasan hutan di Rembang sepanjang 46 kilometer dibiayai sendiri Semen Indonesia senilai Rp60 miliar.

Sementara itu, menurut Bambang, kerja sama merupakan upaya peningkatan kualitas alur (jalan hutan), pemanfaatan, dan pemeliharaan alur di dalam kawasan hutan khususnya yang dilintasi pihak ketiga atau pihak lain.

“Kondisi alur yang baik akan melancarkan dan mempercepat proses pengangkutan produksi hasil hutan dari dalam kawasan hutan Perhutani,“ ujar Bambang.

Adapun besarnya kompensasi besaran nilai penggunaan alur hutan akan ditentukan Lembaga Penilai Independen yang disepakati Perhutani dan Semen Indonesia.  (Ant/E-5)

Media Indonesia | 18 Juli 2013 | Hal.19