Menhut Serahkan Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional 2013

Peraih penghargaan

Peraih penghargaan Lomba Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2013, Doc. Humas Kanpus@2013

JAKARTA, PERHUTANI, 18 Agustus 2013 | Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan memberikan penghargaan kepada 225 orang yang telah berprestasi dan berperan aktif dalam melaksanakan, mengajak dan menggerakkan masyarakat pada kegiatan pelestarian hutan dan alam serta pemberdayaan masyarakat, Minggu.

Penghargaan tersebut didasarkan pada prestasi yang dicapai dalam pembangunan kehutanan yang dilaksanakan melalui Lomba Wana Lestari dalam rangka menyambut HUT RI ke-68 tahun 2013 di Gedung Manggala Wanabakti.
“Penghargaan ini diberikan sebagai wujud pengakuan dan penghargaan bagi berbagai pihak baik masyarakat maupun aparatur pemerintah yang berprestasi untuk meningkatkan motivasi serta peran aktif mereka dalam upaya kelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat” demikian dikatakan Zulkifli Hasan.
Penerima penghargaan yang diberikan pada acara Temu Karya yang diselenggarakan di Rimbawan I Gedung Manggala Wanabakti Jakarta, terdiri dari penyuluh kehutanan, kelompok tani hutan, desa/kelurahan peduli kehutanan, penyuluh kehutanan swadaya masyarakat, kader konservasi alam. Kelompok pencinta alam,polisi kehutanan dan para penyidik pegawai negeri sipil.
Para penyuluh kehutanan yang memperoleh penghargaan sebanyak 28 orang, kelompok tani hutan sebanyak 29 orang, desa/kelurahan peduli kehutanan berjumlah 25 kepala desa/lurah dan penyuluh kehutanan swadaya masyarakat sebanyak 27 orang. Sedangkan kader konservasi alam sebanyak 29 orang, kelompok pencinta alam sebanyak 31 orang, polisi kehutanan 17 orang dan penyidik PNS sebanyak 11 orang.
Penyuluh kehutanan terbaik I diraih oleh Sri Murdayati dari Dinas Kehutanan Kabupaten Sleman DIY. Kelompok Tani Hutan (KTH) terbaik I diraih KTH Bina Wana dari desa Tribudi Sukur Kabupaten Lampung Barat. Desa Peduli Kehutanan terbaik I diraih Desa Nyalindung Kabupaten Sukabumi. Peraih Program Kecil Menanam Dewasa Memanen Terbaik I adalah SDN Cibubur 11 Pagi Jakarta Timur. Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat Terbaik I diraih Cipto Handoyo dari Desa Pesantren Kabupaten Pemalang Jawa Tengah.Kader Konservasi Alam Terbaik I diraih oleh Kusno dari Desa Baseh Kecamatan kedung Banteng Kabupaten Banyumas Jawa Tengah. Kelompok Pencinta Alam Terbaik I diraih Kelompok Penyelamat Lingkungan Burung Cenderawasih “Deray Jaya” dari Kepulauan Yapen, Papua. Polisi Kehutanan Terbaik I diraih oleh Sumaryana dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan DI Yogyakarta. PPNS Terbaik I diraih Zainal Arifin Balai Besar KSDA Papua.
Selain penghargaan yang diberikan sesuai kategori di atas, Kementerin Kehutanan Juga memberikan penghargaan pada Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH), Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) dan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Perum Perhutani terbaik, mandor pendamping Pengelolaan Sumber daya Hutan Bersama Masyarakat (PHBM), mandor tanam, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Perum Perhutani serta Koperasi Kelompok Tani Mitra (SK menhut No 55/Menhut-IX/2013).

Kategori Kesatuan Pemangkuan Hutan  (KPH):
Terbaik I : KPH Kebonharjo
Terbaik II : KPH Cianjur
Terbaik III : KPH Parengan

Kategori Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) :
Terbaik I : BKPH Dagangan KPH Madiun
Terbaik II : BKPH Tuder KPH Kebonharjo
Terbaik III : BKPH Cibatu KPH Garut

Kategori Resort Pemangkuan Hutan (RPH)  :
Terbaik I : RPH Awar awar KPH Nganjuk
Terbaik II : RPH Somogede KPH Kedu Selatan
Terbaik III : RPH Walahir KPH Cianjur

Kategori Mandor Pendamping Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) :
Terbaik I : Iwan Riswandi, KPH Bandung Utara
Terbaik II : Muntono, KPH Tuban
Terbaik III : Aminoto, KPH Banyumas Barat

Kategori Mandor Tanam :
Terbaik I : Suyono, KPH Gundih
Terbaik II : Marjoko, KPH Ngawi
Terbaik III : Wigarna, KPH Banten

Kategori Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) :
Terbaik I : LMDH Rahayu Tani, KPH Bandung Selatan
Terbaik II : LMDH Wono Mulyo, KPH Surakarta
Terbaik III : LMDH Asri Lestari , KPH Banyuwangi Utara

Terbaik I, II dan III selain mendapatkan Plakat, Piagam, juga mendapatkan uang pembinaan masing-masing Rp.10.000.000,-, Rp. 7.500.000,- dan Rp. 5.000.000,-
(Humas, Kanpus)