Giliran Kalibaru Dapat Bantuan Meja

KALIBARU – Setelah Pendidikan Anak Usia Dini/Taman Kanak-Kanak (PAUD/TK) Sayuwiwit, Desa Bayu, Kecamatan Songgon, kali giliran PAUD dan TK di Kalibaru yang diberi bantuan oleh Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Banyuwangi Barat.

Di Kalibaru, PAUD/TK yang mendapat bantuan meja kursi adalah PAUD/TK Tunas Melati dan PAUD/TK Al Hikmah. Kedua sekolah tersebut lokasinya tepat bersebalahan dengan batas hutan. Alasan itulah yang dijadikan prioritas untuk mendapatkan bantuan.

Program Corporate Social Responsibilty (CSR) yang diselenggarakan pihak KPH Banyuwangi Barat sesuai intruksi dari Unit II Jawa Timur yang diutamakan adalah bidang pendidikan. Menurut Adminsitratur KPH Banyuwangi Barat, Adi Winarno, S.Hut, MM, pendidikan merupakan modal penting untuk melestarikan hutan yang ada saat ini. Karena tanpa pengetahuan dan ilmu yang diperoleh dari pendidikan sekolah, maka masyarakat yang ada tidak bisa mengolah hutan dengan tepat dan benar. “Dan itu merupakan sebuah bencana besar,” terang Adi Winarno. Lebih berfokus lagi pendidikan dasar.

Dari sanalah penanaman dan pengertian tentang hutan dan kelestarian serta aspek fungsinya dikenalkan. Dengan harapan, generasi penerus bangsa nantinya bisa menggantikan tugas para pemangku hutan saat ini minimal ikut menjaga kelestariannya. Penyerahan bantuan meja dan kursi ini dilaksanakan Selasa (11/9) lalu di lokasi PAUD/TK Tunas Melati dan Al Hikmah. Sebenarnya, program CSR yang dilakukan KPH Banyuwangi Barat sudah ada sejak lama.

Mulai pengobatan masal, sunatan masal, hingga santunan anak yatim. Jangka panjangnya, kata Adi Winarno, KPH Banyuwangi Barat berenca bekerjasama dengan sebuah yayasan atau pihak yang berkompeten di bidang pendidikan untuk membuka sekolah sejak jenjang dasar hingga lanjut di kawasan hutan Banyuwangi Barat. KPH Banyuwangi Barat bisa menyediakan sarana dan prasarana sedang yayasan tersebut menyediakan tenaga kerja dan sebagainya. (adv/als)

Sumber  :  Radar Banyuwangi, Hal. 32
Tanggal   :  18 September 2013

Tags: ,