Pengembangan SDM, FEB UGM Gandeng 25 BUMN

Suaramerdeka.com, Yogyakarta – Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM menjalin kerjasama dengan 25 Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Penandatanganan memorandum of agreement (MOA) bidang pengembangan sumberdaya manusia itu dilakukan oleh Dekan FEB dengan 25 Dirut/Direktur BUMN seperti Pertamina, Perum Perhutani, Pupuk Kaltim, Telkom, Perkebunan Nusantran II, III, V, IX, X, dan XII, Pupuk Sriwidjaya, Petrokimia Gresik, Perum Bulog, Bukit Asam, dan Pupuk Kujang, ASDP, Petrokimia gresik, Semen Indonesia dan Aneka tambang.

Dekan FEB UGM Prof Wihana Kirana Jaya MSocSc PhD mengatakan, kegiatan kerjasama itu difasilitasi oleh alumni angkatan 85 FE UGM menjadi salah satu deputi di Kementerian BUMN menginisisasi kerjasama tersebut dengan mengajak BUMN memberikan perhatian bagi pengembangan SDM dalam rangka peningkatan kemampuan daya saing BUMN.

”Para alumni yang tahu proses kepemimpinan bisnis sehingga seseorang bisa menjadi CEO, sehingga mereka memahami kurikulum apa yang perlu di tingkatkan. Saya kira ini kebutuhan bisnis global, agar perguruan tinggi tidak terjebak pada pemikiran tradisional,” katanya kepada wartawan usai penandatanganan MOA dengan BUMN di FEB UGM.

Untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam kegiatan bisnis dilakukan dengan menimba pengalaman langsung lewat kegiatan magang di BUMN. Selain itu juga dilakukan program CEO class mentoring, CEO talk, professorship, kolaborasi riset, pengembangan kepemimpinan, konsultasi, dan pelatihan skill.

Deputi Bidang Usaha Industri Primer Kementerian BUMN Muhammad Zamkhani mengatakan, ide untuk melakukan kerjasama FEB dengan 25 BUMN tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi BUMN dan FEB dalam memanfaatkan peluang kerjasama yang saling memberikan manfaat satu sama lain.

”Idenya sederhana, bagaimana mahasiswa menjelang lulus, bisa magang di BUMN. Magang bagi mahasiswa menjadi hal yang penting dalam dunia yang nyata. Bagi BUMN, mereka juga membutuhkan lulusan terbaik,” katanya.

Selain magang, katanya, mahasiswa juga mendapat pengalaman lewat kuliah langsung dari CEO BUMN.

SuaraMerdeka.com | 24 September 2013 | 08.54 WIB

Tags: