Dedaunan Pohon Jati Yang Memukau

Jawa Pos, Bojonegoro – SELAIN dialiri Sungai Bengawan Solo, Bojonegoro juga ternama sebagai kawasan hutan pohon jati. Terutama di kawasan selatan kota, hampir kebanyakan dikelilingi hutan pohon jati. Mungkin, pengunjung akan kagum melihat pesona pohon-pohon jati milik Perhutani KPH Bojonegoro berada di Desa/Kecamatan Dander. Persisnya di selatan Wana Wisata Taman Tirta Wana Dander atau Jalan menuju Kecamatan Bubulan. Pohon-pohon jati berukuran besar ini cukup rimbun.

Berjejer dan berbaris dengan jarak antarpohon yang tertata. Daunnya hijau dan lebat hingga menutupi sinar matahari. Antarpohon memiliki ketinggian yang sepadan. Ranting, dahan dan daun bak cendawan. Karena antardaun saling menumpuk dan membentuk seperti payung. Nyaris melintas di jalan beraspal yang membelah hutan jati di Desa Dander ini terasa sejuk. Tak terasa panas. Hanya secuil sinar matahari yang menerobos disela-sela daun dan dahan. Menengok ke kanan dan kiri, pemandangan hanya berisi pohon jati yang memukau.

Di balik pohon sedikit petani yang menanam jagung dan ketela pohon. Hingga menuju Kecamatan Bubulan, kebanyakan jalan dikelilingi pohon jati. Menuju lokasi wisata di area BPKH Dander hanya butuh 45 menit dari pusat perkotaan. Indahnya kawasan hutan pohon jati ini menjadi jujukan masyarakat. Terutama setiap hari libur, pengunjung mengendarai motor atau mobil parkir di tepi jalan. Mereka jalanjalan di semak dan lebatnya pohon jati.

Ruslianto, salah satu warga tak jauh dari hutan pohon jati mengatakan, pengunjung kebanyakan memanfaatkan untuk berfoto saat berada di hutan ini. Baik mengguna kan handphone ataupun kamera digital. Saking mempesona, lokasi ini menjadi pilihan prewedding pasangan pengantin. ‘’Kadang ada anak muda yang hanya duduk-duduk santai,’’ katanya ditemui di lokasi.

Pengunjung juga dari keluarga dengan membeber tikar dan duduk menikmati suasana alam serta makan bersama di lokasi. Saat Jawa Pos Radar Bojonegoro mendatangi lokasi Minggu (17/11) lalu, sejumlah pehobi fotog mendatangi wisata ini. Mereka sengaja memotret dengan background pohon jati dengan membawa model. ‘’Suasana alamnya bagus,” kata Tubagus Tawangalun, salah satu fotografer. (aam/rij)

Radar Bojonegoro | 22 Nopember 2013 | Hal. 36

Artikel Terkait: