Pembenahan Objek Wisata Perhutani

Pikiran Rakyat, Bandung – Menjelang liburan akhir tahun, Perum Perhutani Unit III Jawa Barat dan Banten membenahi objek wisata alam yang berada di bawah pengelolaannya.

Terdapat beragam objek wisata di bawah Perhutani, seperti Kawah Putih, Cikole Jayagiri, Curug Cilember (Bogor), Patuha Resort, Wana Wisata Gunung Galunggung, dan Wana Wisata Urug Tasikmalaya.

Manager Komunikasi Perum Perhutani Unit III, Thomas Machmud, mengatakan, daya tarik tempat wisata diharapkan semakin tinggi dengan adanya pembenahan dan penambahan fasilitas tempat wisata. Dia mengatakan, salah satu tempat wisata yang akan direvitalisasi saat ini adalah Wana Wisata Urug di Tasikmalaya.

Menurutnya, selama ini pihaknya menargetkan pendapatan Rp 500 juta per tahun dari tempat wisata tersebut. Akan tetapi, realisasinya hanya mencapai setengahnya saja.

Realisasi hingga pertengahan November lalu baru tercapai sebesar Rp181 juta. Sementara per bulannya, jumlah pengunjung rata-rata baru mencapai 800 orang. Hal tersebut terjadi, menurut dia, karena kurangnya promosi.

“Oleh sebab itu, mendekati liburan tahun baru 2014 mendatang, pengelola wana wisata urug juga akan membenahi dan menambah sejumlah wahana maupun fasilitasnya untuk meningkatkan daya tarik,” ujarnya, Rabu (27/11/2013).

Dia mengatakan, setelah dibuka tiga tahun lalu, Wana Wisata Urug yang mempunyai luas lahan 3,7 ha itu cenderung belum dibenahi sehingga berpengaruh pada tingkat kunjungan.

Dia mengatakan, dalam upaya memperbaiki capaian tersebut, fasilitas pemondokan, barak, aula, dan area kemping, serta tempat permainan anak-anak akan disediakan.

“Selain jogging track, Urug Rimbun menawarkan pula fasilitas lapangan offroad, motorcross, dan giri wana rally,” ujarnya.

Dia menambahkan, lokasi wisata itu juga satu paket dari rangkaian objek wisata lainnya di kawasan Tasikmalaya yang dikelola Perhutani, seperti Cipatujah dan Wana Wisata Gunung Galunggung

Pikiran Rakyat Online | 28 November 2013 | 06.00 WIB