Perhutani Bidik Wisatawan Jateng

Suara Merdeka Online, Semarang – Perhutani Unit III Jabar & Banten mengincar pelancong asal Jateng menyusul pembenahan di objek wisata alam yang relatif baru yakni Wana Wisata Urug Rimbun di Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Jabar.

“Upaya tersebut menjadi bagian dari upaya menggenjot jumlah pengunjung sekaligus pendapatan dari sektor wisata terutama di Urug Rimbun,” jelas Jubir Perhutani Unit III, Thomas Machmud di Bandung, Selasa (26/11).

Menurut dia, daya tarik tempat wisata yang berada dekat dengan perbatasan provinsi itu diharapkan bisa menarik minat warga Jateng. Terlebih akses dari jalan raya tidak terlalu sulit dijangkau.

“Kami menawarkan kesegaran alam yang benar-benar masih alami . Selama ini, Urug Rimbun lebih diminati pelajar dan mahasiswa. Setelah fasilitas dilengkapi, kami pun menargetkan kunjungan keluarga, kegiatan ibu-ibu, pertemuan kantor, dan rombongan lainnya,” jelasnya.

Target terdekat adalah perayaan pergantian Tahun Baru 2014. Diharapkan, jumlah kunjungan melebihi pencapaian reguler. Semenjak dibuka tiga tahun lalu, Urug Rimbun yang mempunyai luas lahan 3,7 Ha itu cenderung belum dipoles sehingga berpengaruh pada tingkat kunjungan.

Padahal, target pendapatan yang dibebankan Perum terhadap pengelola cukup tinggi. Target pendapatan dipatok sekitar Rp 500 juta pada 2013. Realisasinya hingga pertengahan November lalu baru tercapai sebesar Rp 181 juta. Per bulan, jumlah pengunjung rata-rata baru mencapai 800 orang per bulan.

Dalam upaya memperbaiki capaian tersebut, fasilitas pemondokan, barak, aula, dan area kemping serta tempat permainan anak-anak disediakan. “Dalam waktu dekat, pengelola akan membuat kebun binatang mini dan rest area,” katanya.

Selain jogging track, Urug Rimbun menawarkan pula fasilitas lapangan offroad, motorcross, dan giri wana rally. Lokasi wisata tersebut juga menjadi satu paket dari rangkaian objek wisata lainnya di kawasan Tasikmalaya yang dikelola Perhutani seperti Cipatujah dan Wana Wisata Gunung Galunggung yang dikenal dengan pemandian air panasnya.

Suara Merdeka Online | 27 Nopember 2013 | 05.21 WIB

Tags: