Butuh Dana Besar Kelola Gua Sumur

BOJONEGORO – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (diparbud) Bojonegoro mengklaim sudah pernah melakukan survei ke gua sumur di Desa Sumberarum Kecamatan Dander. Namun, untuk menjadikan lokasi gua itu menjadi tempat wisata masih perlu anggaran yang tidak sedikit.

“Sudah pemah kami lihat disana.Teruste-rang kalau menggunakan APBD tidak akan cukup. Soalnya membutuhkan banyak dana,” kata kepala disparbud, Bambang Suhamo, kemarin (27/12).

Dia menuturkan, untukmengembangkan tern patwisata itu tidak dapat bekerja sendiri. Sebab, harus ada pihak-pihak yang membantu. Misalnya, kata dia, melibatkan investor untuk mengelola tempat wisata tersebut.

“Perlu juga konsultan perencanaan juga,” tuturnya. Bambang mengatakan, hampir semua gua yang ada di Bojonegoro masuk dalam wilayah perhutani. Untuk itu, kedepan pihaknya akan membangun komunikasi dengan perhutani untuk memaksimalkan potensi wisata di Bojonegoro.

Menurut dia, sebenarnya masyarakat juga punya potensi untuk mengelola lokasi gua untuk menjadi tempat wisata. Dia mencontohkan, ada salah satu gua yang ada di Gunung Kidul Jogjakarta yang dikelola Karang Taruna. Dengan cara seperti itu, lanjut dia, bisa meningkatkan perekonomian warga setempat. (aam/nas)

Radar Bojonegoro | 28 Desember 2013 | Hal.30

Tags: