Ultah Saka Wanabhakti Diperingati di Cibubur

Majalah Tropis, JAKARTA – Generasi muda yang peduli lingkungan dan mempunyai kepribadian yang kuat harus terus dimunculkan keberadaannya. Karenanya dalam rangka mempelopori lahirnya generasi muda berkarakter dan berwawasan lingkungan, Perum Perhutani mendukung gerakan Satuan Karya (Saka) Pramuka Wanabhakti, untuk turut serta mencetak lahirnya generasi muda berkarakter dan berwawasan lingkungan.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Perum Perhutani, Bambang Sukmananto yang juga adalah Ketua Umum Pimpinan Saka Wanabhakti Nasional saat memperingati ulang tahun Saka Wanabhakti yang ke-30 di Sanggar Arboretum Saka Wanabakti Cibubur, Jakarta Timur, belum lama ini, yang dihadiri sekitar 250 anggota Saka Wanabakti se-Jabodetabek.

Bambang mengatakan, peringatan hari ulang tahun ke-30 Saka Wanabakti merupakan momentum kontemplasi untuk mengetahui sejauh mana Saka Wanabakti telah berproses dalam pembangunan nasional, khususnya pembangunan sektor kehutanan, sehingga dampaknya dapat dirasakan masyarakat, bangsa dan negara.

“Revitalisasi Saka Wanabakti sangat diperlukan untuk menunjang kesuksesan pembentukan generasi muda Indonesia yang berkarakter ke depan. Satuan Karya Wanabakti mempunyai tujuan untuk membantu usaha pembangunan hutan dan kehutanan serta pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup,” papar Bambang.

Untuk itu selaku Pimpinan Saka Wana Bakti Nasional, Bambang menegaskan tekadnya untuk segera merevitalisasi semua program yang ada. “Nah untuk itu dibutuhkan sinergi antar saka. Saya juga berharap gudep (gugus depan-Red.) mempunyai andalan programnya masing-masing. Nantinya program-program yang ada akan dikompetensikan agar menambah semangat adik-adik semua, “ pintanya.

Bambang mengakui selama ini kurang adanya sinergi, dimana antar saka seperti terkotak-kotak. “Misalnya ada saka dari Bhayangkara Kepolisian. Nah, kita juga punya kegiatan seperti kepolisian yakni pengamanan. Karena itu sinergi itu menjadi sangat baik antar saka. Saya juga tadi mengusulkan kepada Kwarnas agar masing-masing saka ada unggulan, kemudian saka lain men-support. Jadi kalau ada 13 saka, maka masing-masing ada 13 saka unggulan. Jadi setiap bulan ada kegiatan yang rutin, yang termasuk kegiatan yang berkaitan program pelestarian sumberdaya daya alam dan lingkungan, termasuk kegiatan kehutanan lainnya.“

Kegiatan yang diadakan di hutan Arboretum, Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur sekaligus diisi dengan kemah Saka Wanabhakti, penanaman pohon baru, pemasangan 200 papan nama pohon atau papanisasi pohon yang ada di arboretum. Penutupan ditandai dengan workshop “Seni Menulis Sastra Hijau” bagi Pramuka Saka Wanabhakti oleh Perhutani. Kegiatan berbasis budaya ini diharapkan bermanfaat bagi generasi muda Saka Wanabhakti untuk menumbuhkan kreativitas, mengasah kesadaran lebih awal akan pentingnya hutan dan lingkungan sekaligus membangun karakter di era digital yang serba instan. Hadir dalam acara tersebut Andalan Nasional Koordinator Wilayah IV Kalimantan Gerakan Pramuka Suryadi. ***HAN

Majalah Tropis Online