Gerakan Perempuan Menanam Pohon di Perhutani Jawa Timur Meluas ke Probolinggo

Dirut Perhutani dan Istri Tanam bareng copy

Dok. Hms/ Mjk@2014

 PERHUTANI, PROBOLINGGO (16/1) – Program menanam wajib minimal 25 pohon pertahun bagi setiap karyawan Perhutani yang dicanangkan Direktur Utama Perum, Bambang Sukmananto sejak 2012, mulai membuahkan hasil karena budaya menanam ini sekarang terus bergulir diikuti oleh para isteri yang tergabung dalam Dharma Wanita dan keluarga karyawan.

Dharma Wanita Perhutani Pusat pada 16 Januari 2014 baru-baru ini mengadakan acara penanaman pohon bersama di wilayah Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Probolinggo, tepatnya di petak 49C, Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Condong, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bermi bersama Dharma Wanita Perhutani Jawa Timur, Perhutani Wilayah Rayon IV Probolinggo, para karyawan dan keluarga besar Perhutani serta Pramuka Saka Wanabakti setempat .

Acara penanaman yang diikuti 300 peserta tersebut, dikoordinir langsung oleh Irma Bambang Sukmananto, yang dalam sambutannya mengatakan bahwa menanam adalah ibadah, dengan menanam pohon kita melakukan sedekah kehidupan tidak hanya untuk manusia saja, tetapi juga untuk mahkluk hidup lainnya sekaligus menjaga keseimbangan alam semesta ini. Partisipasi kaum perempuan ini juga untuk mensukseskan gerakan menanam satu miliar pohon di Indonesia, demikian Irma menambahkan.

Pada kesempatan yang sama Dharma Wanita juga memberikan bantuan kepada para Mandor Tanam Perhutani KPH Probolinggo yang berprestasi dan bantuan sarana pendidikan untuk Taman Kanak Kanak Tunas Rimba I Banyu Glugur, Probolinggo. Bambang Sukmananto sendiri pada kesempatan kunjungan kerja menyempatkan hadir pada acara tersebut memberikan dukungan pada keluarga besar Perhutani Probolinggo (Hms/Mjk)

Editor: S.Sastro

@ COPYRIGHT 2014