Petani Kopi Dukung Perluasan Lahan

MALANG—Asosiasi Petani Kopi Jawa Timur mendukung upaya pemerintah daerah untuk melakukan perluasan area tanaman kopi di wilayahnya guna meningkatkan produksi kopi.

Yusriadi, Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Kopi Jatim, mengatakan sejumlah daerah saat ini getol melakukan perluasan lahan tanaman kopi.

“Di antara daerah tersebut adalah Kabupaten Malang, Blitar, dan Bondowoso,” katanya di Malang, Jumat (10/1).

Menurutnya, perluasan yang dilakukan oleh pemda setempat tersebut di lakukan dengan menggandeng Perhutani, karena hampir mayoritas lahan yang berada di atas ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut itu berada di kawasan Perhutani.

Yusriadi menuturkan perluasan lahan yang dilakukan tersebut tentu dengan tetap mengindahkan kelestarian hutan atau hutan lestari. Apalagi secara umum perluasan area tanaman di lahan milik Perhutani itu di lakukan dengan saling meng untungkan antara pemda, Perhutani, dan masyarakat.

“Dengan pola bagi hasil panen tentunya akan menguntungkan masyarakat. Dan secara umum dengan adanya perluasan lahan tersebut akan meningkatkan produksi kopi di Jatim,” jelasnya.

Dia mengakui Kabu paten Malang merupakan daerah yang getol melaku kan perluasan tanaman kopi, terutama untuk jenis arabika, di antaranya di kawasan yang berada di lereng Gunung Kawi, Gunung Semeru, Gunung Bromo, dan Gunung Arjuno.

Luas lahan kopi di Kabupaten Malang mencapai 13.568 hektare untuk tanaman yang menghasilkan, belum menghasilkan, maupun yang rusak. Dari luas lahan tersebut, sebanyak 418,6 ha di antaranya adalah areal kopi jenis arabika. (k25)

Sumber  : Bisnis Indonesia, Hal. 9
Tanggal  : 13 Januari 2014

Tags: ,