Jabar Targetkan Luas Naik

Bisnis Indonesia, BANDUNG—Pada tahun ini, Pemprov Jabar menargetkan perluasan area lahan tanaman kedelai naik 52% dari jumlah lahan kedelai pada 2013 hanya seluas 62.415 hektare menjadi 94.897 hektare.

Kasubag Program dan Perencanaan Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Diperta) Jabar Mochamad Ramdhani mengatakan target peluasan area tanam kedelai ini untuk mendongkrak produksi kedelai.

“Secara keseluruhan produksi kedelai tahun lalu masih dalam tahap pendataan, kemungkinan target produksi tidak tercapai karena tidak didukung cuaca. Musim kemarau basah membuat petani lebih memilih menanam padi,” katanya, kepada Bisnis, Minggu (2/2).

Dengan tambahan lahan pertanian kedelai tersebut, Jabar diproyeksi dapat memproduksi kedelai biji kering sebesar 146.789 ton pertahun, atau naik 50% dibandingkan dengan target produksi pada 2013 sebesar 97.448 ton biji kering kedelai.

Mekanismenya dilakukan dengan cara mengarahkan petani untuk bertani dilahan kering dan mengoptimalisasikan lahan tidur milik masyarakat. Serta memanfaatkan lahan kosong milik perusahaan kehutanan (Perhutani) sesuai dengan ketentuan.

Selain itu, perluasan luas tanam dilakukan dengan meningkatkan indek pertanam an dari satu kali panen dalam satu ta hun, menjadi dua kali panen dalam satu tahun.

Dengan harapan dapat memperbanyak hasil produksi dan penghitungan luas tanam dua kali lipat sesuai dengan banyak panen dalam satu luas tanam. “Mudah-mudahan target produksi pada 2014 ini dapat tercapai. Peningkatan produksi kedelai dilakukan minimal swasembada kedelai untuk Jawa Barat meskipun belum bisa memasok ke daerah lain,” ujarnya.

Saat ini pusat pertanian kedelai di Jabar didominasi kawasan Indramayu, Sukabumi dan Garut. Serta beberapa kawasan sudah mulai terlihat meningkat seperti, Sumedang, Cianjur, Majalengka, dan Ciamis. (k6/k29/k32)

Bisnis Indonesia | 03 Februari 2014 | Hal. 26

Tags: