Trauma Healing Korban Letusan Kelud Oleh Perhutani

trauma healing 1 copyMOJOKERTO, PERHUTANI (18/2) – Siaga Bencana Perhutani Mojokerto bersama Tim Advokasi Kelembagaan Bencana Nahdlatul Ulama (AKB NU) dan Komunikasi Relawan Siaga Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim (KORSABI) Kabupaten Mojokerto mengadakan kegiatan Trauma Healing pada anak-anak pengungsi di Base Camp 1 pengungsuan Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri, Selasa.

Trauma healing dipercaya dapat mengkondisikan anak-anak untuk beradaptasi dengan lingkungan baru di pengungsian.

Tim gabungan tersebut mengajak anak-anak pengungsi yang berusia sekolah dasar menerima menu permainan edukasi untuk mengusir trauma dan beban psikologi yang disandangnya.

 Administratur Perhutani Mojokerto, Widhi Tjahjanto sebagai Komandan Siaga Bencana Perhutani Mojokerto mengatakan; “Meski tertimpa bencana, ketegaran anak-anak bisa dijadikan pelajaran”.

“Pelajaran penting dapat dipetik bagi orang dewasa bahwa bagaimana anak-anak menghadapi kesulitan, begitu mudahnya anak-anak dapat beradaptasi, sepatutnya orang dewasa belajar dari anak-anak,” tambah Widhi.

“Pelajaran berharga seharusnya dapat dipetik oleh semua pihak. Menurut dia, Allah tidak memberikan hal-hal buruk kepada hamba-Nya, manusialah yang berbuat kerusakan di muka bumi”, tegas ayah seorang putri ini.

Dalam kesempatan tersebut juga diberikan perlengkapan belajar gratis kepada anak-anak. “Usai mengikuti Trauma Healing, anak-anak tampak tersenyum ceria dan senang, seolah-olah tidak ada kejadian apa-apa,” ujar Happy Nawang Woelan sebagai pegiat Tim AKB NU.

Selain kegiatan trauma healing, juga dibagikan sembako, perlengkapan mandi/cuci, perlengkapan sholat, perlengkapan bayi, donasi dan keperluan lainnya bagi pengungsi dari masyarakat Mojokerto.

Dalam kesempatan tersebut  Camat Kepung, Haryono mewakili masyarakatnya menyampaikan ungkapan Terimakasih yang mendalam untuk seluruh masyarakat Kab/Kota Mojokerto, donatur TK Darut Taqwa Ngoro; warga Ds Lolawang; TK Islam Plus An-Nur Pungging; ibu Khusnul Khotimah SLC Sophie Martin Paris; warga Ds Kembangringgit; Warga Raya Malabar Kedundung Indah ;Alumni Fak. Peternakan UNIBRAW; santri Ponpes Al-Mas’udy Kutorejo; AKB NU; KORSABI; Perum Perhutani KPH Mojokerto yang telah mengulurkan tangan untuk pengungsi dampak erupsi G. Kelud. semoga Allah SWT menerima amal kita dan membawa kemanfaatan serta keberkahan bagi yang membutuhkan, aamin.  (PR Mojokerto/Eko Eswe)

Editor  : DK. Rizal

@Copyright 2014