Perhutani Siapkan Ambulan & SAR Antisipasi Musibah Wisatawan Pantai

Tiket Wana WisataSambut perayaan hari Raya Idul Fitri 1435 hijiriah tepatnya 28-29 Juli 2014 mendatang, Perum Perhutani KPH Malang telah mempersiapkan puluhan ribu lembar tiket masuk kawasan pariwisata.

Ribuan tiket tersebut sedianya akan disebarluaskan di tiga wilayah kecamatan kawasan wana wisata, seperti, Kecamatan Bantur, Gedangan dan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.

Hal itu seperti disampaikan Kabaghumas Perum Perhutani KPH Malang, Sugeng Siswantoro kepada Memo Sabtu (12/7) kemarin. Dikatakannya, dengan harga tiket yang relatif sangat murah diharapkan akan menjadi kepuasan para wisatawan dalam mengisi hari libur mereka yakni dengan menikmati panorama alam nan indah yang dikelola Perhutani. Hal ini tanpa terlepas dengan kerjasama antar LMDH setempat.

Dari ketiga wilayah kecamatan tersebut ada enam titik kawasan wisata yang dikelola langsung oleh Perum Perhutani KPH Malang, seperti, wana wisata Pasir Panjang yang terletak dimuara Pantai Balekambang, Kondang Merak, Nganteb, Ungapan, Goa Cina dan pantai Tamban Indah di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.

“Untuk kawasan wisata ditempat lain seperti Sendangbiru dan Ngliyep selama ini tetap dibawah pengelolaan KBM (Kelompok Bisnis Mandiri) juga dalam naungan Perhutani, ” jelas Sugeng.

Disinggung mengenai fasilitas keamanan yang disiapkan oleh Perhutani manakala terjadi kecelakaan di laut maupun darat, Menurut Sugeng, untuk selalu antisipasi kejadian kecelakaan di darat, pihaknya juga telah menyiapkan mobil ambulan.

Begitu halnya dengan dalam mengantisipasi kejadian di laut, perusahaan negara dibawah naungan Meneg BUMN ini juga siap terjunkan tim SAR yang sudah terlatih.

“Itu sekadar antisipasi saja. Semoga kecelakaan tersebut tidak sampai terjadi. Untuk itu kami imbau para wisatawan agar tidak mandi di laut dan selalu waspada dengan derasnya gelombang samudera, ” tambah Sugeng.

Turun memberikan dukungan sepenuhnya dalam wisata lebaran nanti, selain para tokoh masyarakat desa pesisir juga sudah terbentuk tim keamanan mulai dari Jajaran Muspika, LMDH dan pelayanan kesehatan juga siaga satu dilokasi wisata. (sur/oso)

Sumber  : www.memoarema.com

Tanggal : 15 Juli 2014