Hati-hati, Buaya Ganas Mengintai Lokasi Pabrik Sagu di Papua

sorongsungaiperahuSorong -Perum Perhutani saat ini sedang membangun pabrik sagu raksasa senilai Rp 112 miliar di Desa Kais, Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat. Lokasi pabrik berada di tepi Sungai Kais.

Transportasi utama yang biasa dipakai menuju pabrik adalah angkutan sungai (long boat). Ternyata di sungai-sungai yang dilewati menuju pabrik merupakan sarang buaya.

“Kami sering bertemu buaya. Anak buah saya kalau pulang malam juga pernah bertemu buaya. Ketika senter diarahkan ke pinggir kali terlihat matanya. Di sini buaya berbahaya, benar-benar wild (liar),” kata General Manager Perhutani Papua Ronald Guido Suitela saat berada di long boat menuju Kais, Sorong Barat, Rabu (3/9/2014).

Selama perjalanan, Ronald menunjukkan titik-titik yang menjadi lokasi favorit bagi buaya. “Di lokasi yang berpasir biasanya mereka muncul,” tunjuk Ronald menuju bibir sungai.

Bahkan Ronald bercerita kalau boat yang ditumpanginya pernah menabrak buaya. Kejadian tersebut terjadi ketika ia dan tim melakukan survei pabrik sagu di Papua.

Pengalaman melihat buaya di lokasi pabrik juga diamini pekerja proyek pabrik sagu milik Perhutani. Pengalaman ini disampaikan oleh Andi, salah seorang pekerja.

“Saya pernah bertemu, buaya di sini besar-besar. Biasanya mereka ada saat udara panas. Mereka ada di sungai-sungai kecil,” sebutnya.

Keberadaan buaya ini juga dibenarkan oleh mantan Kepala Kampung Kais, Efradius Bandi. Efradius membenarkan banyak buaya sepanjang Sungai Kais. Bahkan warganya ada yang pernah diserang reptil besar ini.

“Di sini buayanya banyak dan besar, bisa sampai 6 meter. Pernah ada warga yang hilang karena diserang buaya,” sebutnya.

Lokasi pabrik sendiri menempati lahan seluas 40 hektar. Sebelum dibangun, lahan pabrik merupakan hutan adat milik suku yang bermukim di area Kais. Akses utama menuju lokasi memakai jalur sungai karena akses jalan masih sangat minim.
(feb/hds)

Sumber : www.finance.detik.com/
Tangga : 4 September 2014