Jalin Komunikasi untuk Sejahterakan Masyarakat Pinggir Hutan

Bdo1

Dok.Kom/Pht/Bdo/@2015

BONDOWOSO – PERHUTANI (30/1) Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso diundang secara khusus Komisi II DPRD Kabupaten Bondowoso dalam acara dengar pendapat yang dilaksanakan di Kantor DPRD Kab. Bondowoso. Kamis.

Undangan komisi yang membidangi Ekonomi dan Keuangan ini, untuk menjalin komunikasi yang lebih erat antara jajaran pemerintah daerah dan Perhutani sekaligus menyerap informasi tentang kerja sama Perhutani dengan masyarakat yang tinggal di sekitar hutan.

Dalam dengar pendapat ini Administratur KPH Bondowoso Damanhuri, menyampaikan pola kerja sama berupa PHBM (Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat) yang selama ini dikembangkan Perhutani dengan masyarakat desa hutan khususnya di wilayah Kabupaten Situbondo dan Bondowoso. Dengan sistem PHBM, Perhutani memberikan keleluasaan kepada masyarakat desa hutan untuk turut mengelola potensi sektor kehutanan tentunya dengan mengikuti ketentuan dari Perhutani dan tetap memperhatikan kelestarian ekologi kehutanan.
Tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian besar masyarakat di Kabupaten Bondowoso merasakan manfaat dari keberadaan hutan dan bahkan menjadikan hutan sebagai sumber pangan dan ekonomi. Hal ini bisa dilihat dari penyerapan tenaga kerja 2014 pada bidang tebangan, sadapan, dan tebangan yang mencapai 4,957 orang. Berbagai alternatif pemasukan yang berasal dari hutan sangat memungkinkan untuk didapatkan seorang pesanggem, sebagai contoh selain bisa mendapatkan tambahan penghasilan dari sadapan getah pinus, pesanggem juga mendapatkan penghasilan dari pemanfaatan lahan di bawah tegakan berupa penanaman palawija dan wanafarma. Belum lagi jika pesanggem bersangkutan terlibat sebagai tenaga tebangan kayu maka sudah bisa diukur berapa pemasukan yang diterima dari keberadaan hutan.
Tidak hanya manfaat ekonomi berupa ketersediaan pangan yang bersumber dari kawasan hutan, penyerapan tenaga kerja, sharing produksi baik kayu maupun non kayu yang diterima oleh masyarakat, namun juga non ekonomi seperti ketersediaan pakan ternak dan jasa lingkungan lainnya berupa pemanfaatan sumber air yang berasal dari hutan Perhutani.
Ketua Komisi II DPRD Kab. Bondowoso Ady Kriesna, menyatakan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Perhutani. Ia mewakili 10 orang anggota Komisi II berharap acara ini diagendakan secara rutin untuk menjalin komunikasi demi kesejahteraan masyarakat pinggir hutan. (Kom.Pht/Bdo/Veni)

Editor : Ruddy Purnama
@copyright 2015