Dirut Perhutani Tarling: Iman itu Input, Taqwa itu Output

Dok.kom/pht/divreg/2015BANDUNG, PERHUTANI, (26/6) | Direktur Utama Perhutani, Mustoha Iskandar, Anggota Dewan Pengawas, serta Karyawan Perhutani Divisi Regional Jawa Barat Banten berbuka puasa sekaligus Shalat Tarawih bersama 20 anak yatim dari Pondok Pesantren Al-Mahabbah, Bandung, Jumat (26/6)

Mustoha Iskandar dalam sambutannya mengatakan perlunya setiap manusia untuk berpuasa karena puasa itu bukan hanya kewajiban, tetapi juga kebutuhan hidup yang harus dipenuhi. Puasa juga salah satu cara menetralkan tubuh dari racun yang diserap yang berasal dari makanan sebelumnya.

“Orang berpuasa adalah orang beriman yang berproses menjadi orang bertaqwa. Ibaratnya iman itu inputnya sedangkan taqwa itu outputnya. Oleh karena itu moral dan spiritual harus berjalan seimbang. Tanpa moral, orang pandai akan menggunakan kepandaiannya untuk menutupi amoralitasnya”, jelasnya.

Sedangkan Direktur Pusat Dakwah Islam (PUSDAI), Drs. Zaenal Abidin, M.Ag sebagai penceramah menyatakan bahwa pada bulan suci Ramadhan ini ada empat kegiatan yang diutamakan Allah SWT yaitu bulan yang dijadikan “arena” berbagi rasa, bulan spiritual, bulan intelektual dan bulan yang dijadikan sebagai self protection.

Perhutani Divisi Regional Jawa Barat Banten pada acara Taraweh Keliling tersebut menyerahkan Rp. 8 juta kepada 20 anak yatim selain kegiatan tajil rutin sebanyak 1.100 orang umat islam yang ada di Mesjid Pusdai dan Mesjid Sabilil Huda, Bandung.

Copyright ©2015