Mitos Situs Makam Keramat Puteran Kuningan

Mkm-putrnKUNINGAN, PERHUTANI (12/06) – Makam keramat puteran merupakan situs budaya yang terletak di Petak 9c Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Haurkuning Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Garawangi KPH Kuningan dan termasuk wilayah Administratif Desa Tundagan Kecamatan Hantara Kabupaten Kuningan.

Jauh sebelum Desa Tundagan didirikan, didaerah ini masih merupakan perkampungan kecil yang terdiri dari 4 (empat) kampung, diantaranya kampung Windujati, kampung Ciagi, Kampung Cirageung dan Kampung Cikondang, jarak antar kampung yang satu dengan yang lainnya ± 1 (satu) sampai dengan 3 (tiga) kilometer.

Kampung yang berada paling ujung adalah Kampung Windujati yang konon ceritanya pada zaman dahulu dikampung tersebut terdapat pohon jati yang sakti, sebab pohon jati tersebut sudah layak tebang akan tetapi tidak bisa ditebang selama kurun waktu sewindu (delapan tahun), salah satunya cara pohon jati tersebut bisa ditebang oleh orang yang sakti mandraguna (orang pintar) yang bernama Buyut Subang yang disebut juga Syeh Muhtar.
Beliau telah meninggal dunia dan dimakamkan di Gunung Puteran, dengan kesaktiannya orang tersebut maka oleh masyarakat setempat makam itu dijadikan makam keramat, disamping itu ada juga masyarakat yang melakukan wisata untuk refresing dikarenakan keindahan panoramanya yang eksotik karena berada di puncang gunung yang masih rimbun oleh pepohonan yang hijau.

Diperkirakan pada abad ke-XVII (tujuh belas) tepatnya tahun 1629 dibawah kekuasaan pemerintahan Hindia Belanda dibentuklah Pemerintahan desa yang dinyatakan oleh ketua atau tokoh-tokoh kampung melalui musyawarah dan disepakati pembentukan Desa Tundagan yang memiliki arti Nunda udagan (dalam bahasa sunda) yang bermakna menyimpan banyak harapan.

Sampai dengan sekarang oleh warga dan pendatang dari luar Desa Tundagan, makam keramat itu banyak dikunjungi baik dari masyarakat sekitar Gunung Puteran maupun daerah lainnya untuk melakukan Ziarah, dengan maksud agar dapat dikabul semua keinginannya untuk naik pangkat, sukses berdagang dan guna tani.(Kom-PHT/Kng/Dan).

Editor : Dadang K Rizal

Copyright ©2015