Penilaian Wana Lestari Untuk Pengelolaan Hutan Perhutani Randublatung

2015-06-04 Penilaian Wana Lestari 2RANDUBLATUNG, PERHUTANI (4/6) | Tim Penilai Wana Lestari dari unsur internal kembali menilai Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dalam hal pengelolaan hutan secara lestari, Kamis.

Dalam penilaian Wana Lestari ini Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngliron dan LMDH Sidodadi Mulya Desa Ngliron Kecamatan Randublatung ditunjuk untuk mewakili Perhutani KPH Randublatung.

Kepala Seksi Kelembagaan Divisi regional Jawa tengah,  Sukoyo menjelaskan bahwa pembangunan kehutanan yang semula berorientasi pada hasil kayu (Timber Based Forest Management) sekarang berubah menjadi pengelolaan hutan berbasis kemasyarakatan (Comunity Based Forest Management), dimana dalam pengelolaan tersebut masyarakat dilibatkan secara langsung untuk ikut mengelola potensi sumber daya hutan melalui LMDH yang telah bekerjasama dengan Perhutani melalui sistem Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) dengan sistem berbagi peran, berbagi ruang dan berbagi kesempatan.

Ada beberapa poin yang dinilai secara terpisah, untuk Perhutani dinilai dari segi kelembagaan yang menyangkut sejauh mana kegiatan reboisasi dan  rehabilitasi hutan lindung  berjalan serta daerah aliran sungai yang ada dalam wilayah kerjanya. Sedangkan untuk LMDH yang dinilai adalah sejauh mana keterlibatan aktif mereka dalam upaya pelestarian hutan yang menjadi tanggung jawabnya dalan sistem PHBM baik kegiatan yang dilakukan dalam kawasan hutan serta luar kawasan hutan. Penilaian terhadap LMDH ini bertujuan agar masyarakat terpacu dan termotivasi untuk berperan aktif dalam pelastarian hutan secara berkelanjutan. (Kom-PHT/Rdb/Andhan.s)

Editor  :  A. Irfan Setiawan

Copyright ©2015