Peternak Sapi Kembangkan Indigofera Di Lahan Bandung Utara

Dok.Kom-PHT/Bdu  @2015

Dok.Kom-PHT/Bdu @2015

BANDUNG UTARA – PERHUTANI (13/6) | Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) melakukan Kerjasama penanaman tanaman Indigofera (Hijauan Makanan Ternak/HMT) dengan Perhutani. Lokasi penanaman seluas 20 hektar, berada di petak 49 a, Resort Pangkuan Hutan (RPH) Lembang, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lembang, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara.

Penanaman sudah dilakukan pada lahan seluas 4 hektar dan dikelola oleh 10 kelompok peternak sapi. Indigofera dapat dipanen setelah berumur 6 bulan, dan tidak terlalu membutuhkan banyak cahaya, oleh karena itu bisa tumbuh di sela tegakan hutan.

Pengembangan dilakukan karena KPSBU tertarik dengan kandungan protein yang tinggi dari tanaman yang dikenal di wilayah Jawa Barat dengan nama Tarum tersebut. Protein yang tinggi diketahui berdasarkan penelitian oleh Institut Pertanian Bogor (IPB).

Kepala Bagian Pengembangan Wilayah dan Makanan Ternak KPSBU, Kurnia Hidayat mengatakan bahwa indigofera bisa meningkatkan kualitas hijauan dalam pakan ternak. “Otomatis kalau protein terpenuhi produksi susu bisa terjaga,” tambahnya.

Dengan kandungan protein yang tinggi, lanjut Kurnia, penggunaan indigofera dapat membantu peternak mengurangi konsentrat yang harganya cukup tinggi. Selama ini komposisi hijauan dalam pakan menggunakan rumput gajah. Pengadaan rumput gajah sendiri ditopang dari tanaman rumput gajah seluas 200 hekter di lahan KPH Bandung Utara.

Administratur KPH Bandung Utara, Wismo Tri Kancono menyatakan bahwa penanaman hijauan ternak merupakan kontribusi Perhutani terhadap kelangsungan peternak sapi yang jumlahnya mencapai ribuan di wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat. (Kom-PHT/Bdu/Reni)

Editor : Dadang K Rizal

Copyright ©2015