Ramaikan Pantai Selatan , Buka Kondang Buntung

Radar Malang – KABUPATEN – Perum Perhutani KPH Malang kian gencar mengoptimalkan potensi wisata untuk mendongkrak pendapatan selain dari hasil tebangan kayu. Setelah membuka Pantai Bajul Mati, Coban Kethak dan Baong dan sejumlah objek wisata lainnya, giliran Kondang Buntung di pantai regent kawasan Pantai Balekambangyang dibuka untuk umum.

Muara sungai Pantai Regent di Desa Sri-gonco, Kecamatan Bantu r, Kabupaten Malang dengan lebar 8 meter dan panjang 1,5 kilometer, hari ini resmi menjadi salah satu wahana yang bisa dinikmati oleh wisatawan.

Pengunjung bisa menyusuri muara sungai ini menggunakan perahu yang disediakan oleh Perum Perhutani KPHMalang beker-jasama dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wononadi Srigonco.

Menyusuri kondang buntung dengan durasi sekitar 1 jam ini terasa menyenangkan. Karena di sepanjang kiri dan kanan muara sungai dipenuhi dengan tanaman bakau. “Ini potensi alamyangluar biasa menarik, dan layak dijadikan jujugan wisatawan,” kata Arif Herlambang, administrator Perum Perhutani KPH Malang di sela-selapersiapan pemberangkatan kru perhutani ke Kondang Buntung di kantornya, siang kemarin.

Karena itu juga, sambung Arif, pihaknya bersama dengan LMDH Wononadi Srigonco yang selama ini mengelola Pantai Regent mempersiapkan pemanfaatan Kondang Buntung. Dengan demikian, wisatawan tidak lagi kesulitan untuk mencapai wahana baru tersebut. Tak hanya pada aksesnya, tapi juga dengan penyiapan perahu yang siap disewakan kepada setiap wisatawan.

Untuk penyewaan perahu, setiap wisatawan cukup membayarRp 25 ribu. Selain menyuguhkan perahu, juga ada tenda yang bisa dipakai oleh setiap wiatawan yang ingin bermalam di kawasan ini.

DalamiffliTJcfegwahanaKondangBuntung itu juga diikuti dengan penyerahan sharing hasilproduksi kayu dan non kayu tahun2013 dari Perhutani KPHMalang kepada LMDH se-Kabupaten Malang (yak/muf)

Sumber : Radar Malang, hal. 36
Tanggal : 12 Juni 2015