Mahasiswa Australia Belajar Sistem Pengolahan Kopi Di Perhutani Kedu Utara

Dok.Kom-PHT/Kdu  @2015

Dok.Kom-PHT/Kdu @2015

KEDU UTARA, PERHUTANI (2/7)| Sebanyak 23 orang mahasiswa Geography School of Geoscience University of Sidney – Sidney – New South Wales – Australia berkunjung ke Kabupaten Temanggung untuk belajar system pengolahan kopi. Kegiatan tersebut sebagai rangkaian dari Joint Field School 2015 atau Kuliah Lapangan bersama dengan Departemen Geografi Fakultas Mipa Universitas Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung tanggal 1 dan 2 Juli 2015 dengan metode pemberian materi di ruangan dan kunjungan lapangan di wilayah Kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung yang masuk di wilayah RPH Jumo BKPH Candiroto KPH Kedu Utara. Akses masyarakat umum dalam pemanfaatan lahan hutan untuk pengolahan kopi sebagai tujuan utama dalam proses pembelajaran ini.

Administratur Perhutani Kedu Utara, Iwan Setiawan menyatakan bahwa pengolahan kopi di dalam hutan perhutani menggunakan pola Pengelolaan hutan Bersama Masyarakat (PHBM ). Masyarakat yang mengolah kopi didalam hutan harus menjadi anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan ( LMDH )dahulu, karena Perhutani hanya melakukan perjanjian kerja sama dengan LMDH saja bukan dengan perorangan.

“ Perhutani mendorong budidaya tanaman kopi untuk ditanam di hutan karena mempunyai nilai ekonomi yang tinggi, tidak membutuhkan pengolahan tanah yang intensif . Kopi juga dapat ditanaman di bawah tegakan tanaman pokok kehutanan yang ada.” Imbuh Iwan.

Sebelum menutup materi yang disampaikan, Iwan menawarkan kepada peserta yang hadir untuk berkunjung ke Golden Sunrise Sikunir di Dataran Dieng . Wisata tersebut merupakan andalan Perhutani KPH Kedu Utara yang pengelolaannya dikerjasamakan dengan LMDH.

Editor : Dadang K Rizal

Copyright ©2015