Perhutani Gelar Pasar Murah

IMG_6607 copyJawa Timur, BUMNInsight.co.id – Warga desa Pinggir, Kecamatan Lengkong Kab. Nganjuk pagi itu, Sabtu (4/7) sudah antri rapi. Dengan tertib mereka antri untuk mendapatkan sembako di pasar murah ramadan 1436 H yang digelar Perum Perhutani, dalam rangka ‘Sinergi BUMN Membangun Negeri. Kegiatan ini merupakan prakarsa Kementerian BUMN yang didukung oleh beberapa BUMN untuk membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan sembako murah.

Direktur Utama Perhutani, Mustoha Iskandar, didampingi Kepala Divisi Regional Jatim, Andi Purwadi, hadir ditengah kerumunan warga. Mustoha membuka acara sekaligus menyerahkan paket sembako kepada 4 orang pembeli. Dalam acara yang digelar di wilayah Divisi Regional Jawa Timur tersebut, Perhutani menyediakan 1.500 paket sembako yang dijual setengah harga.

Mustoha mengungkapkan bahwa pasar murah ramadan Perhutani khusus diadakan di desa-desa hutan yang aksesnya kurang bagus dan sebagian besar mereka bekerja di hutan.

“Diharapkan pasar murah dengan harga paket setengah harga pasar ini membantu masyarakat yang ada di desa-desa hutan untuk menikmati lebaran. Kemudian mendorong masyarakat mencintai dan menjaga kelestarian hutan,” jelas Mustoha

Menurut John Novarly, Corporate Secretary Perhutani, pasar murah ramadan Perhutani tgl 4 Juli digelar di Jawa Timur, Jawa tengah dan Jawa Barat. Di Jawa Timur di gelar di tiga lokasi, yakni KPH Ngawi BKPH Sonde ( desa Bangunrejo Lor, Kec. Pitu Kab. Ngawi), KPH Jombang BKPH Munung (Desa Pinggir, Kec. Lengkong Kab. Nganjuk), KPH Blitar BKPH Rejotangan (Desa Plandirejo, Kec. Bakung Kab. Blitar).

Selain itu, acara juga digelar di tiga lokasi di Jawa Tengah, yaitu KPH Telawa (BKPH Krobokan Desa Ngaren, Kec. Juwangi, Boyolali), KPH Blora (Desa Sambirejo, Kec Japah Blora, BKPH Nglawungan), KPH Pekalongan Timur (Desa Tenogo, Kec Paninggaran Pekalongan, BKPH Paninggaran).

Suparman salah satu warga desa Pinggir yang datang dengan keluarganya dangat gembira dengan pasar murah ini. Ia berharap BUMN mengadakan secara rutin. “Kalau perlu isinya ditambah, kopi dan susu misalnya,” ujar Suparman.

Jawa Barat
Sementara itu, pada minggu (5/7) gelaran pasar murah Perhutani menyambangi Jawa Barat. Acara tersebut di gelar di tiga tempat, yakni KPH Banten (Desa Cibaliung, Kec Cibaliung Pandeglang, BKPH Cikeusik), KPH Garut (Desa Wangunjaya, Kec. Banjarwangi, Garut, BKPH Cikajang), dan KPH Tasikmalaya (Desa Kubangsari, Kec. Cikalong Tasikmalaya, BKPH Cikatomas).

Paket sembako murah diserahkan secara simbolis oleh Ellan Barlian, Kepala Divisi Regional Jawa Barat dan Banten kepada tiga warga Desa Cibaliung, pembeli dari 1.500 paket sembako yang ada.

Ellan Barlian senada dengan Mustoha menyatakan pasar murah ramadan serentak BUMN khususnya Perhutani sengaja diadakan di desa hutan. “Diadakan menjangkau masyarakat yang aksesnya kurang bagus seperti Desa Cibaliung. Disini sebagian besar masyarakat memang bekerja di hutan,”

Salah seorang penerima paket sembako, Dahyan berterimakasih kepada Perhutani, “Saya harap kegiatan seperti ini bisa dilakukan tidak hanya menjelang ramadan saja”, ungkap Dahyan ditengah kerumunan warga Desa Cibaliung.

Untuk diketahui, pemberdayaan masyarakat telah dilakukan Perhutani di 5.278 desa hutan melalui 5.278 kelompok-kelompok Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Selain mendapatkan manfaat dari kegiatan kerja di hutan, mereka juga mendapatkan nilai dari sharing hasil hutan kayu-non kayu, pembinaan usaha produktif, pelatihan dan pinjaman dana kemitraan bunga rendah.

 

Penulis: Dharmawan
dharmawan@bumninsight.co.id