Perhutani Telawa Adakan Pasar Murah Ramadhan 1436 H di Desa Hutan

Dok.Kom-PHT/Tlw  @2015

Dok.Kom-PHT/Tlw @2015

TELAWA, PERHUTANI (4/7)  | Administratur Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Telawa, Denny Raffidin menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada salah satu pembeli di “Pasar Murah Ramadhan 1436H” di Desa Ngaren, Kec. Juwangi, Kab. Boyolali, Sabtu.

Administratur Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Telawa, Denny Raffidin menyatakan bahwa Perhutani mengadakan pasar murah khusus di desa-desa hutan yang aksesnya kurang bagus dan sebagian besar mereka bekerja di hutan. “Masyarakat agar memanfaatkan sembako guna persiapan lebaran” tambahnya.

Kegiatan pasar murah ini paling tidak dapat meringankan beban kebutuhan sembako warga yang saat ini harga-harga merangkak naik menjelang idul fitri. 1 paket bersisi beras 5 kg, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula, 1 pak the, 1 kg tepung terigu dengan total harga Rp. 100.000,- dijual hanya Rp. 50.000,-. jumlah paket yang dijual sebanyak 500 paket.

Selama ini pemberdayaan masyarakat telah dilakukan Perhutani Telawa di 68 Desa Hutan melalui kelompok-kelompok Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) selain mendapatkan manfaat dari kegiatan kerja di hutan, mereka juga mendapatkan nilai dari sharing hasil hutan kayu-non kayu, pembinaan usaha produktif, pelatihan dan pinjaman dana kemitraan bunga rendah (program rutin), selain tersebut juga melaksanakan kegiatan sosial seperti bantuan air bersih, bantuan bibit, buku-buku ATK ke sekolah sekitar hutan, bantuan ke Masjid, santunan kepada janda dan anak yatim, mengadakan pengajian dengan stakeholder.

Pasar murah Ramadhan 1436 H di Perhutani Jawa Tengah dilaksanakan pada 4 Juli 2015, di tiga lokasi, yaitu :
1. KPH Telawa : Desa Ngaren, Kec. Juwangi, Boyolali. (BKPH Krobokan)
2. KPH Blora : Desa Sambirejo, Kec Japah Blora. (BKPH Nglawungan)
3. KPH Pekalongan Timur : Desa Tenogo, Kec Paninggaran Pekalongan. (BKPH Paninggaran)

Unsur warga yang hadir di pasar murah adalah warga sekitar hutan Desa Ngaren kurang lebih 700 Kepala Keluarga dari 4 dukuh yaitu kalitelawah, Ngaren, Kedungjati dan Doplang yang biasa bekerja pada wilayah hutan di lingkup 3 (tiga) Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Krobokan, Kedungcumpleng dan Guwo KPH Telawa. Warga tersebut memang sangat membutuhkan karena mereka sebagaian besar adalah para penggarap lahan hutan karena tidak memiliki lahan pertanian sendiri.

Kegiatan bertajuk “Sinergi BUMN Membangun Negeri” merupakan prakarsa Kementerian BUMN yang didukung oleh beberapa BUMN untuk membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan sembako murah.

Editor : Dadang K Rizal

Copyright ©2015