Wisata Rowo Bayu Diplengseng

Radar Banyuwangi – SONGGON – Wanawisata Rowo Bayu di Desa Bayu, Kecamatan Song gon, Banyuwangi, kini berbenah. Lokasi wisata masuk kawasan KPH Perhutani Banyuwangi Barat itu kini dipercantik dengan plengsengan. Untuk perbaikan itu, wisata yang mengandalkan danau itu sejak tiga pekan lalu dikuras hingga kering. Aliran mata air yang mengucur di sekitar danau dilarikan ke pintu irigasi. “Untuk nguras saja butuh waktu tiga hari tiga malam,” ujar Sukadi, 55, salah seorang pekerja proyek.

Proyek rehabilitasi jaringan irigasi Parowo itu dianggarkan sebesar Rp 91 juta. Dana sebesar itu, berasal dari APBD Banyuwangi tahun 2015 dan digunakan untuk pembangunan plengsengan sepanjang 33 meter dengan tinggi 4,3 meter. Pengerjaan pembangunan plengsengan di sisi selatan Rowo Bayu diperkirakan akan tuntas pada Kamis (9/7) dan siap dialiri air sete lah kondisi bangunan kering. “Lebaran pemandangan lebih bagus dan tertata,” katanya.

Sementara itu, pembangunan plengsengan dengan menguras habis air yang ada, membuat sejumlah pengunjung terperangah. Mereka baru kali ini melihat Rowo Bayu itu dikeringkan. “Ternyata tidak terlalu dalam,” cetus Jiono, 54, salah seorang pengunjung yang mengaku dari Singojuruh. Meski tidak ada air dalam danau, pengunjung bisa menikmati suasana di Wanawisata Rowo Bayu bersama keluarga. Mereka bisa berkunjung ke situs petilasan Prabu Tawang Alun di sebelah utara danau tersebut. “Itung-itung sambil ngabuburit bersama keluarga,” tandasnya. (ddy/c1/abi)

Sumber : Radar Banyuwangi, hal. 33
Tanggal : 8 Juli 2015