Bertugas di Perbatasan Berjaga 24 Jam dan Jauh dari Keluarga

KBRN, Sebatik: Bertugas di kawasan perbatasan dengan negara lain merupakan tugas berat karena harus siaga 24 jam mempertahankan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus jauh dari keluarga.

Demikian disampaikan Komandan Kompi satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 521DY,  Kapten Surisfiyanto yang bertugas di Ajikuning kepada Direktur Utama Perum Perhutani saat mengunjungi lokasi Pos 3 tersebut, Minggu (6/8/2016).

Direktur Utama Perum Perhutani, Mustoha Iskandar, bersama Direktur Utama PT. Pos Indonesia, Poernomo, hadir di Markas satgas Pamtas RI-Malaysia tersebut dalam rangkaian acara “BUMN Hadir Untuk Negeri” 70 tahun Indonesia merdeka untuk memberikan dukungan moril dan semangat para satgas tersebut.

Direktur Utama Perum Perhutani Mustoha Iskandar menyatakan apresiasinya kepada mereka saat mendapat penjelasan dari Kapten Surisfiyanto pemuda Indonesia asli Bojonegoro itu.

“Luar biasa pengorbanan para penjaga NKRI ini di perbatasan. Selain harus siaga 24 jam, juga jauh dari keluarga tercinta. Kita patut beri apresiasi kepada mereka semua,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Mustoha Iskandar juga memberikan bantuan sembako dan kaos olahraga “BUMN Hadir Untuk Negeri” kepada anggota Satgas.

Sesuai  instruksi Kementrian BUMN, Perum Perhutani dan PT. Pos Indonesia mendapat tugas kegiatan peringatan 70 Tahun Indonesia merdeka di Propinsi Kalimantan Utara, Provinsi termuda dan urutan ke 34 di Indonesia. (Kom-PHT/Kanpus/DS/AKS)

Sumber : rri.co.id
Tanggal : 17 Agustus 2015

Artikel Terkait: