Disbudpar Bojonegoro Ingin Gedung PCK Perhutani Dijadikan Museum

Dok. Kom-PHT/BJN @2015

Dok. Kom-PHT/BJN @2015

BOJONEGORO, PERHUTANI (29/8) | Dalam rangka melindungi aset-aset peninggalan sejarah dan kebudayaan yang ada di kabupaten Bojonegoro Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berencana akan berkoordinasi dengan Perhutani KPH Bojonegoro untuk menjadikan Gedung PCK Perhutani sebagai Museum di Kota Bojonegoro, Sabtu.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro, Amir Syaid mengatakan aset-aset benda peninggalan sejarah yang ada di Kabupaten Bojonegoro sangatlah banyak, sangat disayangkan jika aset sejarah Bojonegoro tersebut jatuh ditangan para kolektor untuk kemudian dijual keluar daerah bahkan sampai ke luar negeri.

Saat ini peninggalan-peninggalan sejarah masih disimpan di kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, dan masih memerlukan ruang yang lebih luas seperti museum agar bisa diakses oleh masyarakat umum. Adapun pemilihan Gedung PCK sebagai museum, karena gedung tersebut salah satu bangunan kuno yang mempunyai nilai sejarah bagi masyarakat Bojonegoro. (Kom-Pht/Bjn/Rafik)

Editor : A. Irfan S.

Copyright ©2015