Saat Warga Perbatasan Di Sebatik Bangga Rayakan Hari Kemerdekaan

kompas.com – Perayaan kemerdekaan Republik Indonesia di Pulau Sebatik tahun ini memberi kesan tersendiri bagi Bupati Kabupaten Nunukan, H Basri. Sebab, Pulau Sebatik yang menjadi kawasan pinggiran Nunukan dan berbatasan langsung dengan Malaysia, masih bisa merasakan kemeriahan dalam menyambut kemerdekaan.

“Khusus untuk Kabupaten Nunukan ini merupakan keistimewaan tersendiri. Perayaan 17 Agustusan itu tidak hanya dilakukan di pusat kota tapi di pinggir Indonesia, dalam hal ini Sebatik,” kata Basri saat ditemui Kompas.com di desa Pencang, Kecamatan Sebatik Utara pada Minggu (16/8/2015).

Basri menilai, dengan perayaan yang menyisir kawasan pinggiran itu akan meningkatkan nasionalisme warganya di perbatasan.

“Ini suatu langkah maju, seperti gerakan Pak Presiden (Joko Widodo) ingin wilayah pinggir merasakan kemeriahan. Dengan turunnya pemerintah, dalam hal ini melalui BUMN, di samping memberi dampak langsung tapi juga menunjukkan ada implementasi langsung supaya masyarakat perbatasan sendiri juga merasa bangga sebagai bangsa Indonesia,” kata Basri, seusai mengahadiri gerak jalan santai yang digelar oleh Perum Perhutani, PT Pos Indonesia, dan PT Sucofindo, Minggu.

Jelang jatuhnya peringatan 70 tahun kemerdekaan Indonesia, tiga BUMN itu menggelar berbagai kegiatan di Pulau Sebatik. Kegiatan seperti jalan santai dan hiburan membuat meriah perayaan masyarakat di sana.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, hari Minggu ini saja, agenda gerak jalan santai yang diakomodir Perum Perhutani menarik minat lebih dari seribu warga di kecamatan Sebatik Timur dan kecamatan Sebatik Utara.

Sumber : kompas.com
Tanggal : 17 Agustus 2015