Indahnya Selfie Under Water Di Taman Ganggang

Radar Malang – TIM Jelajah Patirtan Jawa Pos Radar Malang, Dinas Pengairan Kabupaten Malang, Perum Perhutani KPH Malang, PDAM Kabupaten Malang dan Jurusan Pengairan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya pada Kamis(24/9) lalu mengeksplorepotensi Sumber Sirah di Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Yang mana sejak enam bulan terakhir ini, Sumber Sirah mendadak terkenal. Ratusan orang datang ke tempat ini hanya untuk berwisata dan berfoto selfiebersama tumbuhan ganggang di aliran sumber tersebut. Seperti yang tampak pada ratusan pengunjung pada Kamis (24/9) lalu. Sebagian besar dari mereka membawa HP dan kantong pengaman plastik (drypack).

Sehingga mereka bisa leluasa mengabadikan berbagai momen saat menyentuh ganggang di dalam air. Apalagi mereka j uga dibebaskan berenang di area ganggang dan diperbolehkan menggunakan pelampung (ban)

Sehingga wisatawan semakin dimanjakan. Ganggang tersebut tumbuh liar di dalam sumber yang luasnya sekitar 1.500 meter persegi. Di celah- celah ganggang ini juga tampak ikan wader da n nila yang berlarian.

Sehingga pemandangan ini memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang ke tempat tersebut untukberselfie di area ganggang. “Indah banget kalau fotonya sambil nyelam,” kata Wiranti, salah satu pengunjung, Kamis (24/9). Tak hanya itu, pengunjung jugabisa menikmati wahana tubing (rafting dengan ban) dengan menggunakan ban berbagai ukuran (mulaiban berdiameter 40 sentimeter hingga 1 meter). Untuk bisa menikmati wahana tubing ini, pengunjung akan menempuh perjalanan sepanjang 1,2 kilometer. Wahana yang juga jadi favorit pengunjung tersebut dimulai dari pusat sumber air dan dilanjutkan perjalanan sekitar 1,2 kilometer Indahnya lagi, di sepanjang lintasan rafting itu, pengunjung akan dimanjakan oleh pemandangan hijau di lahan pertanian warga.

Seperitanaman padi, kangkung, kacang, hingga jagung terus menghiasi sepanjang lintasan tubingtersebut, Tapi pengunjung akan dibuat terkejut lagi jika melihat ke dalam air sepanjang lintasan tubing ini. Pasalnya, di bawah air yang dilintasi tubing itu juga terdapat tanaman ganggang. Temtamasaat dilintasi tubing, karena ganggangnya tampak bergoyang-goyang mengikuti irama air

Sehingga, gantang tersebut seperti punya nyawa untuk menciptakan keindahan bagi pengunjung. Hal itu karena sumbertersebut memang dikenal warga dengan khas tanaman ganggangnya. “Kalau ganggang di sepanjang lintasan tubing itu awalnya juga dari Sumber Sirah, sampai sana karena terbawa air,” ucap M Husnan, Ketua Pengelola Wisata Sumber Sirah, Kamis (24/9).

Ke depannya, tempat ini akan terus dikembangkan, tapi tetap dikonsep melindungi lingkungan sekitar. Hal ini dilakukan agar kelangsungan sumber tersebut tetap terjaga, tapi kegiatan wisata terus berkembang

Lalu mengapa sumber ini dinamakan Sumber Sirah, bukan Sumber Ganggang? Konon, awal mulanya nama Sirah digunakan nama sumberini karena sumber tersebut berbentuk kepala. Kepala dalam bahasa Jawanya adalah sirah. Hal inibisatampak jika pengunjungmelihatnya dari udara atau menggunakan kamera udara.

Tim Jelajah Patirtan juga berhasil mengabadikan momen ini dari udara. Ya memang jika dilihat dengan detail dari arah atas, sumber ini seperti naga dankepalanyaberada di sumber tersebut. (Im/c2/lld)

Sumber : Radar Malang, hal. 33 & 43
Tanggal : 30 September 2015

Tags: