Lebih Dari Seratus Pesanggem Selamatkan Lahan Kritis Perhutani Kebonharjo

KEBONHARJO, PERHUTANI (27/9) | Sebanyak delapan puluh orang pesanggem dari warga desa Pancuran dan Tahunan kecamatan Sale Rembang menanam tanaman rimba campur di wilayah hutan petak 3 Gayam Kebonharjo. Selain pesanggem dari Sale Rembang, kelompok pesanggem dari Desa Gandu Blora berjumlah lebih dari tiga puluh orang juga turut menyelamatkan lahan kritis Kebonharjo.

“Alhamdulillah masyarakat dengan penuh kesadaran mau bekerjasama dengan kita untuk menanam bersama pohon rimba seperti Trembesi, Asem, Kesambi, Ringin, Kepoh, Klampok dan Joho. Di petak itu pula warga masyarakat dapat menanam Jagung, Lombok, dan tanaman pangan lainnya,” Ungkap Isnin.

Supasti (70 th) pesanggem dari desa Pancuran merasa senang dapat bercocok tanam di wilayah hutan. “Saya sudah puluhan tahun menjadi pesanggem di hutan Kebonharjo. Lumayan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Mudah-mudahan masyarakat selalu diberi kesempatan untuk menggarap lahan hutan. Kami juga akan mengikuti apa yang menjadi aturan dalam penggarapan lahan hutan” tambah nenek bercucu delapan itu.

Kegiatan penanaman bersama perhutani dengan warga masyarakat diselingi juga dengan pembagian hadiah berupa pemberian pakaian kepada para pesanggem. Makan bersama dan diskusi dengan materi mengenai kelestarian hutan demi kemakmuran masyarakat. (Kom-Pht/Kbh)

Editor : AIS

Copyright ©2015