Menjadi Kuli Sadap Janjikan Keuntungan

DOC.SC

DOC.SC

BeritaCianjur.Com (22/9) – Sulitnya mendapatkan lapangan kerja dalam situasi dan kondisi ekonomi yang tidak menentu saat ini, ternyata masih bisa disiasati. Salahsatunya dengan ikut menyadap getah pohon pinus di areal hutan milik Perum Perhutani.Asper/KBKPH Sukanagara Selatan, Ejang Sukiman mengatakan, pekerjaan sadapan pohon pinus yang terdapat di kawasan hutan Perhutani sebetulnya dapat menyerap lapangan kerja cukup banyak dan hasilnyapun lumayan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Mungkin selama ini, sedikit orang yang tahu kalau pekerjaan sadapan itu bisa menyerap tenaga kerja yang banyak dan penghasilannya pun cukup menjanjikan,” katanya kepada “BC” saat disambangi di BKPH Sukanagara selatan belum lama ini.

Dia mengungkapkan, selama ini rata-rata kebanyakan tenaga kerja atau kuli sadap lebih banyak didominasi orang luar (Jawa).

Sementara penduduk sekitar masih sedikit yang tertarik dengan pekerjaan tersebut. Ejang sendiri mengaku, tidak tahu persis apa alasannya. Mungkin menurutnya, mereka tidak begitu berminat atau tidak tertarik menjadi kuli sadap. Padahal bila dibandingkan dengan penghasilannya (upah), relatif tidak begitu jauh berbeda bahkan bisa dikatakan lumayan besar.

Untuk perbulan tuturnya, seorang kuli sadap bisa mendapatkan upah mencapai sekitar Rp 3 juta. “Hitungannya itu kan perkilo untuk pendapatan 1 orangnya dan 1 orang rata-rata perhari harus dapat menyadap sekitar 500 pohon. Kalau rajin saya pikir mampu,” tuturnya.Selama ini sambungnya, para kuli sadap getah dari luar Cianjur sampai bermukim di dekat lokasi sadapan bahkan ada sebagian diantaranya yang disediakan tempat tinggal (bedeng, red).

Ejang mengatakan, kalau pohon pinus sejak usia 11 tahun sudah bisa disadap. Mencapai usia 40 tahun pun masih produktif untuk disadap, sehingga pekerjaan sadap getah tersebut waktunya cukup lama bukan musiman.”Sebetulnya bagi penduduk sekitar atau yang tinggal berdekatan dengan kawasan hutan pinus, tidak perlu pusing mencari pekerjaan. Apalagi sampai dikerjakan orang luar,” pungkasnya. (Rusdi Rusmana)

Sumber: BERITACIANJUR.COM  SUKANAGARA

Tanggal: 22 September 2015|08:45