Penyaringan Calon Pegawai Perhutani Melalui Unit Usaha Otonom Bappenas

(Dok.kom/pht/kanpus/2015)JAKARTA, PERHUTANI (21/9)| Perhutani bekerjasama dengan Unit Usaha Otonom Penyelenggara Tes Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (UUOPT BAPPENAS) menyelenggarakan Tes Potensi Akademik (TPA) bagi 878 orang yang lolos seleksi administrasi penyaringan calon pegawai Perhutani bertempat di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN) Jakarta, Minggu.Direktur Utama Mustoha Iskandar mengatakan bahwa dalam transformasi bisnis, Perhutani telah menetapkan rumpun bisnis industri hulu dan industri hilir untuk mencapai kinerja unggul, sehingga dibutuhkan strategi pengembangan Sumberdaya Manusia yang sesuai. Untuk itu tahun 2015 Perhutani kembali merekrut calon pegawai tingkat Sarjana lintas disiplin ilmu, setelah terakhir kali Perhutani melakukan rekrutmen Sarjana tahun 2006.

Berdasarkan hasil analisa beban kerja dalam organisasi Perhutani, saat ini Perhutani membutuhkan 160 orang calon pegawai dengan komposisi 90 orang lulusan S1 dan D3, serta 70 orang lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kehutanan.

Lulusan SMK Kehutanan direkrut Perhutani setiap tahun, sejak tahun 2012 sampai saat ini untuk mengisi kebutuhan tenaga teknis di tingkat operasional.

“Pendaftar mencapai 59.944 orang. Jumlah tersebut disaring secara administrasi dan nilai Index Prestasinya, terpilih 878 orang yang wajib mengikuti TPA pada hari minggu (20/9). Dari hasil TPA akan terpilih 450 orang yang selanjutnya akan mengikuti tes psikologi untuk disaring menjadi 180 orang. Mereka adalah peserta yang akan mengikuti test wawancara akhir, dan Perhutani akan memilih 90 orang terbaik sebagai calon pegawai ”, demikian penjelasan Asisten Direktur SDM & Organisasi Iing Mochamad Ikhsan.

Selanjutnya para calon pegawai tersebut akan mendapatkan pendidikan standar dari Perum Perhutani di Pusat Pendidikan dan Pengembangan SDM Perum Perhutani selama satu bulan, Pendidikan Kedisiplinan dan Kesamaptaan satu bulan, program magang pada Unit-Unit Manajemen Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) atau Kesatuan Bisnis Mandiri (KBM) satu bulan sebelum penempatan.

Direktur Utama Perhutani Mustoha Iskandar hadir pada saat kegiatan TPA didampingi oleh Direktur SDM & Umum Morgan Syarif Lumban Batu. (Kom-PHT/Kanpus/Release).

Artikel Terkait:

Tags: