Ini Yang Dilakukan Perhutani Ciamis Antisipasi Kebakaran Hutan

DSC_8124CIAMIS, PERHUTANI (22/10) |  Menghadapi musim kemarau, Tim Pemadam Kebakaran Hutan (Damkarhut) Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Ciamis Melakukan siaga pemadaman kebakaran  di Desa Margaharja Kecamatan sukadana Kabupaten Ciamis.

Administratur Perum Perhutani KPH Ciamis, Bambang Juriyanto mengatakan bahwa  Perhutani menyiapkan kembali Tim Damkarhut, yang selalu siaga jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran hutan.

“Disetiap Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) sudah kita aktifkan Pos Komando (Posko) Damkarhut, dan sudah kita minta kepada mereka, utamanya sistem peringatan dini harus berjalan, sehingga jika ada kebakaran hutan, sesegera mungkin bisa diatasi,” kata Bambang.

Menurutnya ada beberapa langkah yang dilakukan dalam upaya menekan terjadinya kebakaran hutan di wilayahnya. Saat ini pendekatan yang kita pakai adalah pendekatan pencegahan yang dilakukan oleh petugas kami dengan melibatkan masyarakat sekitar hutan dengan dukungan semua unsur pemerintahan dan beberapa stakeholder lainnya.

Langkah pertama, Bambang mengatakan, Perhutani Ciamis senantiasa memberikan penjelasan, penyuluhan, dan pemahaman kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran di dalam kawasan hutan.

Langkah kedua , Perhutani ciamis sudah memasang rambu-rambu rawan kebakaran hutan yang di tempatkan kawasan hutan yang rawan terjadi kebakaran hutan.

Langkah ketiga, Perhutani Ciamis telah menyiapkan alat pemadam api di setiap Posko Damkarhut yang bisa digunakan oleh petugas dan masyarakat dalam memadamkan api sedini mungkin dan memberikan mekanisme organisasi bagaimana sikap yang harus dilakukan bila terjadi kebakaran.

Langkah keempat Perhutani ciamis telah melakukan Pelatihan Penanganan dan Pencegahan Kebakaran Hutan yang diikuti oleh petugas perhutani dan masyarakat sekitar hutan.

Selain mempersiapkan tim untuk mengatasi kebakaran, di musim kemarau ini Perhutani juga sudah mendistribusikan air bersih, kepada masyarakat yang tinggal di sekitar hutan yang mengalami krisis air bersih.

“Setidaknya bulan ini kami sudah mendistribusukan 8.000 liter air bersih kepada masyarakat sekitar hutan yang ada di Desa Margaharja Kecamatan sukadana” ungkap Bambang.(Kom-PHT/Cms/Aan)

Editor : Dadang K Rizal

Copyright ©2015