Rembug Dan Gelar Potensi Lembaga Masyarakat Desa Hutan di Lembang

Dok.Kom-PHT/Bdu  @2015

Dok.Kom-PHT/Bdu @2015

BANDUNG UTARA, PERHUTANI (18/10) | Perwakilan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Binaan Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara, ikut serta dalam acara “Rembug dan Gelar Potensi Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) se Jawa Barat- Banten” di Villa Melati Putih Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Acara berlangsung dari tanggal 18-20 Oktober 2015 dibuka oleh Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Hadi Daryanto.

Peningkatan usaha dari komoditas yang dikelola masyarakat desa hutan menjadi fokus bahasan pada Acara tersebut yang dihadiri oleh 70 undangan yang mewakili 1.500 lebih Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), perwakilan Perhutani Divisi Regional Jawa Barat-Banten, BPLHD Jawa Barat sejumlah LSM serta penggiat lingkungan hidup.

ketua panitia yang juga merupakan ketua Paguyuban LMDH Bandung Utara, Lee Roy Matita menyatakan bahwa rembug bareng ini kami gelar untuk mendorong peningkatan kapasitas kelembagaan usaha LMDH.

Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Hadi Daryanto menyatakan baha untuk peningkatan usaha masyarakat desa hutan pihaknya akan merevisi Permen terkait kemitraan.

“ Permen 39 pasal 9 sedang direvisi. Untuk itu kita memfasilitasi untuk komunikasi dengan LMDH jika ada aturan yang merugikan kerjasama antara perusahaan dan masyarakat. Dan kita ingin memastikan Negara hadir dalam mendorong kemitraan antara pengelola hutan dan masyarakat agar ada mutual benefit,” kata Hadi.

“ Salah satu yang jadi bahasan dalam revisi juga soal market, makanya harus dibuat skema bisnis sosial seperti di Banglades dan itu berhasil. Untuk market bisajuga mengoptimalkan bisa sistem online jadi keuntungan petani bisa lebih banyak,” ujarnya. (Kom-PHT/Bdu/Reni)

Editor : Dadang K Rizal

Copyright ©2015