Mengintip Pesona Air Terjun Kali Kothak

SOLOPOS.COM, WONOGIRI (26/10) | Air Terjun Kali Kothak berada di wilayah Ciman, Semagar, Girimarto, Wonogiri, tepatnya di kawasan wisata alam Karang Talun, yang baru dibuka sebulan terakhir oleh warga.
Objek wisata ini berjarak sekitar 2,6 kilometer dari permukiman warga, berada di wilayah hutan Perhutani. Ketinggian air terjun sekitar enam meter yang terdiri dari beberapa tingkatan.

Air Terjun Kali Kothak bersumber dari aliran sungai atau Kali Kothak. Dari bawah, air tersebut tampak datang dari dua sisi. Sebab di atas air terjun, di tengah aliran sungai terdapat batu cukup besar yang memecah aliran air terjun.

Di bawah batu tersebut terdapat rongga seperti mulut gua yang dapat dimasuki sekitar lima orang. Kondisi di dalamnya cukup dingin. Terlebih air yang turun dari atas tebing sebagian membentur batu-batu tebing dan masuk ke mulut gua.

Jalur menuju pintu gerbang kawasan wisata alam Karang Talun, Ciman, Semagar, dapat dijangkau menggunakan kendaraan roda empat. Selanjutnya pengunjung dapat mengunjungi Air Terjun Kali Kothak dengan berjalan kaki menyusuri jalan tanah selebar satu meter.

Sepanjang perjalanan, mata akan disuguhkan pemandangan yang asri. Kebun dan sawah warga yang menghampar di lereng-lereng tebing. Sementara dari dasar lereng bukit, terdapat sungai yang suara aliran airnya sayup-sayup terdengar. Jalur menuju air terjun cukup landai.

Namun sekitar 100 meter sebelum sampai air terjun, pengunjung akan dihadapkan dengan jalur yang sedikit menantang. Sebab harus menapaki bebatuan yang ada di sepanjang aliran sungai atau Kali Kothak.

Namun setelah memasuki jalur bebatuan itu pula, suasana sejuk mulai terasa. Kaki mulai merasakan segarnya air sungai yang mengalir dari dalam hutan. Tebing-tebing batu yang lembab dipenuhi lumut dan tanaman merambat menjadi pemandangan di sepanjang jalur sungai.

Kepala Dusun Ciman, Semagar, Girimarto, Agus Purnomo, mengatakan kawasan wisata alam Karang Talun telah dibuka sejak satu bulan lalu. Sebelumnya warga setempat bergotong-royong menata kawasan tersebut, mulai membangun jalan, membersihkan semak dan sebagainya.

“Di kawasan wisata ini selain Watu Kothak juga ada Watu Somyang, Hutan Pinus Asri dan sebagainya,” kata dia, Selasa (25/10/2016). Saat ini kawasan wisata tersebut dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Semagar.

Sekretaris BUMDes Semagar, Sularti, mengatakan sejauh ini kawasan wisata Karang Talun sudah mendapatkan pengunjung. “Pengunjung sementara ini dari warga sekitar dan warga dari kecamatan tetangga,” kata dia.

Dia berharap kawasan wisata tersebut dapat terus berkembang dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Tanggal : 26 Oktober 2016
Sumber  : Solopos.com