Promosikan Wisata Negeri Atas Angin, Perhutani Bojonegoro Libatkan TNI

KOMINFO.JATIMPROV.GO.ID, BOJONEGORO (6/10/2016) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bojonegoro mempromosikan Wisata Negeri Atas Angin melalui program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) di wilayah Desa Deling Kecamatan Sekar.

Wakil administratur KKPH Bojonegoro, Hari Jatmiko, Rabu (5/10) mengatakan, dengan adanya program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) di wilayah Desa Deling Kecamatan Sekar, sangat menguntungkan sekali bagi Perhutani maupun masyarakat Desa Deling, karena secara tidak langsung kita memperkenalkan lokasi wisata tersebut.

Kegiatan upacara TMMD dilaksanakan di lokasi Wana Wisata Negeri Atas Angin yang dikelola oleh LMDH Wana Hijau dan Kepala Desa Deling bekerja sama dengan Perhutani Bojonegoro.

Selain mempunyai panorama alam yang indah, objek wisata negeri atas angin juga menyimpan cerita atau legenda rakyat yang menarik. Alkisah, di zaman kerajaan dulu kala, ada sebuah peperangan antara Kerajaan Pajang dengan Mataram. Gara-gara peperangan itu, membuat R. Sudjono Puro, R. Atas Aji dan Dewi Sukarsih yang merupakan bangsawan Mataram itu, melarikan diri dan bersembunyi wilayah Negeri Atas Angin itu. “Di sini terdapat sebuah bukit yang dinamai ‘bukit cinta’. Bukit ini akan sangat cocok bagi Anda yang hobi berselfie ria,” katanya.

Objek wisata ini memberikan pemandangan di atas puncak yang tentunya akan membuat pengunjung terkagum-kagum dan mensyukuri keindahan yang maha kuasa. Untuk mencapai tempat ini, perjalanannya cukup mudah karena letaknya yang hanya berada di ketinggian 650 Mdpl.

Selama ini Kecamatan Sekar dianggap kecamatan yang paling terpinggirkan. Akhirnya niatan 6 kepala desa dari kecamatan Sekar untuk menggembangkan Sekar sebagai empat wisata ini di awali dengan patungan masing-masing 25 juta per-desa.

Rencananya di tempat ini akan di bangun kolam renang seperti di Bali yang tidak di beri batasan-batasan, sehingga para pengunjung bisa menikmati langsung keindahan pemandangan di sekitar. Selain itu juga akan di bangun flying fox, akan ditanami berbagai macam bunga, dan wisata kuliner.

 

Tanggal : 6 Oktober 2016

Sumber : kominfo.jatimprov.go.id