Gerakan Penanaman Serentak Tanam 10.850 Pohon

menanam-pohonSUARAMERDEKA.COM (8/12/2016) | Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) tingkat Kabupaten Cilacap yang diselenggarakan di Lapangan Panembahan Tunggul Wulung, Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, Rabu (7/12), ditandai dengan gerakan penanaman pohon secara serentak. Jumlah pohon yang ditanam sebanyak 10.850 batang.

Dari jumlah itu, yang sudah ditanam beberapa hari sebelumnya 1.550 batang. Sedangkan yang ditanam pada Rabu (7/12) 9.300 batang. Pohon yang ditanam meliputi bibit mangga, rambutan, durian, jambu citra, jambu deli, petai, albasia, jati, glodogan, pecut, akasia mangium, suren, manglid, dan bibit pohon rimba campur yang lain.

”Bibit sebanyak itu berasal dari APBD Kabupaten Cilacap 1.500 batang, APBN Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan 5.500 batang, CSR PT Pertamina RU IV 1.550 batang, CSR PT Holcim Indonesia Tbk 300 batang, dan Perum Perhutani 2.000 batang,” kata Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Cilacap, Sujito, kemarin.

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Akhmad Edi Susanto, Forkompinda, kepala SKPD, pimpinan BUMN/BUMD, camat, kepala desa, organisasi wanita, kepala dinas instansi vertikal, kelompok tani, dan masyarakat Desa Tritih Lor. Menurut Sujito, gerakan penanaman pohon melalui momentum peringatan HMPI dan BMN merupakan gerakan nyata yang bertujuan untuk menambah tutupan lahan guna mencegah bencana banjir, longsor, kekeringan, dan kebakaran.

Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk konservasi keanekaragaman hayati (bio-diversity), penyerapan karbon dioksida (C)2) di atmosfir untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim, dan sebagai bentuk partisipasi terhadap kebutuhan pangan, energi, dan ketersediaan air bagi kesejahteraan masyarakat.

25 Pohon

Wakil Bupati Akhmad Edi Susanto ketika memberikan sambutan mengajak kepada warga yang hadir untuk menanam pohon. Seluruh masyarakat Cilacap harus ikut andil menyukseskan program 25 pohon. Artinya, setiap jiwa minimal harus menanaman 25 pohon dalam seumur hidupnya.

”Untuk menyukseskan gerakan penanaman pohon di Cilacap, setiap siswa yang lulus sekolah akan diwajibkan menanam pohon, baik lulus SD, SMP maupun SMAatau SMK. Terserah pohon tersebut mau ditanam di mana. Mau ditanam di sekitar lingkungan rumah juga tidak apaapa. Kalau semua siswa yang lulus menanam pohon maka pohon yang ditanam akan lebih banyak lagi,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati, Akhmad Edi Susanto menyerahkan bantuan untuk pembuatan kebun bibit rakyat (KBR) kepada Kelompok Tani Mekarsari Desa Datar, Gapoktan Mandiri Desa Panulisan Barat, BP SPAMD Jaya Mandiri Desa Sadabumi, Kelompok Tani Mekarsari Desa Kutabima, Kelompok Tani Krida Wana Lestari Desa Ujungalang, dan Kelompok Tani Mukti Tani Desa Babakan, masingmasing sebesar Rp 50 juta.

Sedangkan Kelompok Tani Jaya II Desa Boja, Kecamatan Majenang dan Kelompok Tani Kuntum Mekar Desa Panimbang, Kecamatan Cimanggu, masing-masing mendapat bantuan Rp 50 juta untuk pengembangan perhutanan masyarakat perdesaan berbasis konservasi (PPMPBK).(ag-14)

 

Sumber : suaramerdeka.com

Tanggal : 8 Desember 2016