Kawasan Wisata Terpadu Cikole, Investasi yang Menjanjikan

BANDUNG, PERHUTANI (23/3/2017) |  Pasca diberlakukannya Struktur Organisasi yang baru tertanggal 27 Februari 2017, Perhutani Jawa Barat dan Banten memiliki Kesatuan Bisnis Mandiri (KBM) Eco-Tourism. KBM ini dipimpin oleh General Manager. Cluster Cikole adalah satu dari cluster yang dikelola saat ini.

Seluas 640,25 hektar sudah disediakan oleh Perum Perhutani  dan siap dijadikan sebagai destinasi wisata pilihan andalan. Ke depan, Cikole menjadi kawasan wisata terpadu. Di dalam block plan yang telah tersusun, terdapat kawasan kuliner dan oleh-oleh, peristirahatan, sport adventure, wisata edukasi, maupun wisata reguler.

Lokasinya sudah tidak asing lagi bagi siapapun karena berbatasan langsung dengan objek wisata Tangkuban Parahu. Bagi yang suka offroad, jangan khawatir, komunitas land rover sudah sering mengadakan event di sana. Bagi yang suka tanaman hias, orchid lover sudah menyiapkan wisata taman anggrek dan sudah dilakukan kerja sama  dengan Perhutani. Wisata berkuda pun tidak luput dari perhatian kawasan wisata terpadu ini.

Simplify with innovation adalah semangat struktur organisasi yang baru. Divisi Regional diberikan kewenangan lebih untuk mempermudah percepatan proses kerjasama.

Wakil Kepala Divisi Regional Bidang Bisnis, Budi Shohibuddin mengatakan bahwa saat ini Divisi Regional Jawa Barat dan Banten sedang gencar-gencarnya membangun wisata. “Dari mitra yang sudah bekerjasama dalam pengembangan Cluster Cikole ini, kami ucapkan terima kasih. Kami pun siap menerima mereka yang bersahabat dengan alam dan ingin menanamkan investasinya di sana. Yang jelas, aman dan menjanjikan,”pungkas Budi. (Kom-PHT/DivreJanten/Ads).

Editor  : Dadang K Rizal

Copyright©2017