Gunung Pinang Jadi Alternatif Wisata Keluarga

KORAN SINDO (10/10/2017) | Wisata Gunung Pinang di Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, belakangan terakhir menjadi buah bibir bagi para traveler. Tempat itu memang menyajikan pemandangan alam menarik bila dilihat dari atas puncak bukit.

Gunung Pinang merupakan kawasan Perhutani yang kemudian dijadikan daerah wisata milik KPH Banten terletak di jalur utama lalu lintas Serang-Cilegon. Gunung Pinang sebenarnya adalah bukit yang tingginya hanya 300 mdpl dengan luas 222 hektare.

Jika dibandingkan dengan gunung-gunung tinggi lainnya, seperti Gunung Semeru, Gede Pangrango, Bromo, atau Rinjani, Gunung Pinang memang tidak terlalu menantang. Namun, kawasan Gunung Pinang yang masih sejuk tetap bisa menjadi pilihan untuk sekadar berolahraga joging melewati trek berupa jalan beraspal yang sudah disediakan.

Bahkan, di tempat itu juga ada kawasan untuk bermain air softgun.

Musala juga tersedia di lokasi itu bagi para pengunjung yang akan menjalankan salat. Untuk mencapai puncak, pengunjung bisa berjalan kaki sejauh 2 kilometer.

Pemandangan di dalam kawasan Gunung Pinang merupakan hutan dengan jenis tanaman campuran di antaranya jati dan mahoni. Sementara dari atas puncak, pengunjung bisa menikmati panorama pemandangan lepas Kota Merak, Pulau Burung, dan kawasan situs sejarah Banten Lama karena di sana terdapat situs sejarah Kerajaan Banten Girang abad ke-16, masjid agung, dan makam Sultan Maulana Yusuf, putra dari Sunan Gunung Jati.

Setiap akhir pekan dan hari libur, trek Gunung Pinang selalu ramai dilewati pencinta olahraga sepeda gunung. Selain trek jalan yang sudah diaspal, Gunung Pinang juga memiliki trek downhill yang pernah digunakan sebagai ajang Intetnational Downhill Championship 2009. Trek downhill ini memiliki medan berat dan menantang, maka tidak disarankan untuk pemula sebaiknya memilih trek jalan beraspal.

Selain trek downhill, Gunung Pinang juga memiliki sirkuit offroad yang merupakan salah satu sirkuit offroad terbaik di Tanah Air. Pada November 2011 lalu digelar Kejurnas Ojarum 4×4 Real Adventure di sirkuit ini yang diikuti 22 tim offroader dari seluruh Indonesia.

“Gunung Pinang merupakan kawasan hutan yang dikelola Perum Perhutani masuk wilayah RPH Cilegon, BKPH Serang yang dijadikan daerah wana wisata,” kata Djamin, staf Humas Perhutani KPH Banten.

Jika bepergian dari Jakarta, pengunjung bisa masuk Tol Jakarta-Merak menuju arah Serang. Lalu, keluar pintu Tol Cilegon Barat dan berjalan ke arah Cilegon. Lokasi pintu masuk ke Gunung Pinang tepat di jalur utama lalu lintas Serang-Cilegon. Sekitar 5 kilometer dari pintu Tol Serang Barat.

Sumber: Koran Sindo, hal,24

Tanggal: 10 Oktober 2017