Panen Perdana Jagung Hibrida di Lahan Perhutani Jatirogo

JATIROGO, PERHUTANI (05/02/2018) | Perum Perhutani Kesatuan pemangkuan Hutan (KPH) Jatirogo bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jati Kusumo dan PT Bisi International Tbk melaksanakan panen perdana jagung hibrida di petak 70a Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Ngijo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sekaran, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jatirogo, Rabu (31/01).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Kelola Sumberdaya Hutan Perum Perhutani KPH Jatirogo Yuli Suprianto mewakili Administratur KPH Jatirogo, Komandan Rayon Militer 0811/09 Jatirogo Kapten CPL Heriyanto, Kepala Unit Pelaksana Tehnis (UPT) Dinas Pertanian Kecamatan Jatirogo Linggo Purwanto, dan perwakilan dari PT Bisi International Tbk Gunadi, serta anggota LMDH Jati Kusumo sebagai penggarap lahan.

Jagung varietas benih Bisi 18 yang ditanam di petak 70a seluas 3,0 hektar tersebut masuk kedalam wilayah administrasi Desa Jatiklabang, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban. Benih Jagung tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah melalui tugas pembantuan Dinas Pertanian Propinsi Jawa Timur sebagai bagian dari Nawa Cita Pemerintah Republik Indonesia untuk mencapai kemandirian pangan.

KPH Jatirogo sebagai salah satu unit kerja Perum Perhutani dalam melakukan pengelolaan hutan telah melakukan sinergi LMDH yang anggotanya adalah masyarakat yang berada didalam maupun disekitar hutan dan mempunyai kepedulian terhadap kelestarian hutan. Kontibusi Perum Perhutani KPH Jatirogo kepada Desa Hutan khususnya dalam sumbangan pangan telah mencapai milyaran rupiah belum termasuk kontribusi lainnya.

Administratur Perhutani KPH Jatirogo, Panca Putra Sihite di tempat terpisah mengatakan bahwa kontribusi pangan dari kawasan KPH Jatirogo kepada masyarakat yang ada disekitar hutan pada tahun 2017 adalah sebesar 4.966 ton, dengan nilai Rp 11.102.000.000,- (Sebelas milyar seratus dua ruta rupiah). Dari produksi tanaman pangan tersebut para anggota LMDH telah memenuhi kewajiban membayar Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp.148.984.920,- (Seratus empat puluh delapan juta sembilan ratus delapan puluh empat ribu sembilan ratus dua puluh rupiah). Di tahun 2018 kawasan hutan KPH Jatirogo yang dikerjasamakan dengan LMDH untuk tanaman pertanian mencapai 2.062,80 hektar dengan estimasi produksi tanaman pangan mencapai 5.200 ton.

Kepala Unit Pelaksana Tehnis Dinas (UPTD) Pertanian Linggo Purwanto menyampaikan bahwa produktivitas tanaman jagung dalam kawasan hutan KPH Jatirogo dari hasil ubinan yang telah dilaksanakan di lahan yang subur mencapai 8,4 ton per hektar dan pada lahan yang kurang subur mencapai 4,75 ton.(Kom-PHT/Jtr/Smn)

Editor: Ywn

Copyright©2018