Perhutani Purwodadi Optimalkan Fungsi Hutan Pegunungan Kendeng Barat

PURWODADI, PERHUTANI (2/3/2018) | Administratur Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi menandatangani perjanian naskah kesepakatan kerjasama kemitraan kehutanan antara Perum Perhutani KPH Purwodadi dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wono Tani Mulyo untuk kegiatan optimalisasi kawasan hutan alam skunder (HAS) petak 1 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Terkesi Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Penganten seluas 41,4 Ha yang terletak di wilayah pegunungan Kendeng Barat desa Terkesi kecamatan Klambu kabupaten Grobogan pada Kamis ( 1/3/2018).

Acara tersebut dihadiri oleh segenap manajemen KPH Purwodadi dan perwakilan LMDH Wono Tani Mulyo. Dalam sambutannya Administratur KPH Purwodadi, Dewanto menyampaikan apresiasi kepada masyarakat desa Terkesi yang saat ini mau berubah dalam kegiatan pengelolaan hutan yang sebelumnya berbasis tanaman jagung untuk selanjutnya menjadi tanaman buah – buahan. Disampaikan pula bahwa untuk pengelolaan kawasan HAS tidak diperbolehkan melakukan kegiatan pengolahan lahan secara intensif misalnya untuk penanaman Padi, Kedelai, Jagung (Palagung).

Kerjasama Kemitraan Kehutanan antara Perum Perhutani KPH Purwodadi dengan LMDH Wono Tani Mulyo tersebut ke depan akan mengoptimalisasi kawasan hutan untuk penanaman tanaman buah – buahan, tanaman kayu putih, dan rumput gajah. Berbagai macam tanaman buah yang sudah ditanam saat ini diantaranya adalah jenis Nangka Daging Tebal sebanyak 200 pohon, Sawo sebanyak 200 pohon, Manggis, sebanyak 200 pohon, Petai Gobang sebanyak 200 pohon, Jamu biji kristal sebanyak 200 pohon, Durian sebanyak 500 pohon, Pepaya sebanyak 200 pohon.

Masyarakat desa Terkesi kecamatan Klambu kabupaten Grobogan yang tergabung dalam LMDH Wono Tani Mulyo berharap untuk masa yang akan datang kerjasama ini berhasil sehingga wilayah tersebut bisa menjadi obyek Ekowisata dan Silvopasture yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.( Kompt-Pht/Pwd/Hrs )

Editor: Ywn

Copyright©2018