Perhutani Raih 2 Penghargaan BUMN Marketeers Award 2018

JAKARTA, PERHUTANI (2/5/2018) | Perum Perhutani raih penghargaan “The Most Promosing Company in Marketing 3.0” untuk kedua kalinya sekaligus “The Most Promising Company in Branding Campaign” dalam ajang Marketeers Awards 2018 yang diselenggarakan oleh Markplus, Inc. dan Forum Humas BUMN, di Jakarta pada Rabu (2/5).

Penghargaan diserahkan oleh Deputy CEO of MarkPlus Inc, Taufik kepada Kepala Divisi Pemasaran Perum Perhutani, Ahmad Ibrahim mewakili Perum Perhutani.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Pemasaran Perum Pehutani, Agus Setya Prastawa di tempat terpisah menyampaikan dalam menuju world class player, Perhutani mengembangkan Penjualan Online Toko Perhutani melalui www.tokoperhutani.com yang memudahkan berbelanja produk industri kayu dan non kayu. Selain mutunya, asal usul serta legalitas produk kayu Perhutani jelas terjamin. Hal ini sesuai untuk memenuhi tuntutan pasar dunia akan produk yang berasal dari hutan yang dikelola secara lestari.

“Perhutani menerapkan Sustainability Forest Management, terbukti Perhutani sebagai pemegang 49 sertifikat FSC Controlled Wood dan 8 sertifikat FSC FM-CoC. Selain itu, dalam mengelola sumberdaya hutan, Perhutani melibatkan 5.289 Lembaga Masyarakat Desa Hutan se-pulau Jawa dan Madura tambah Agus.

BUMN Marketeers Awards adalah ajang penghargaan bagi BUMN berprestasi di bidang pemasaran untuk memberi apresiasi terhadap BUMN serta anak perusahaannya dengan strategi pemasaran yang efektif dalam mengelola produk, brand, & customer. Tidak hanya dalam hal profitability, terdapat penilaian ekstra bagi BUMN yang memberi manfaat bagi masyarakat baik sosial maupun lingkungan.

BUMN Marketeers Award 2018 mengusung tema “On Becoming Significant World Class Player” dan diikuti 115 BUMN termasuk anak perusahaan. (Kom-PHT/PR/2018/V-16)

Untuk informasi selanjutnya dapat menghubungi:

Agus Dwi Nurjanto – Sekretaris Perusahaan
Telp. (021) 5721282
Fax. (021) 5743579
Informasi tambahan Perum Perhutani di www.perhutani.co.id

Artikel Terkait: