Desa Keloran Wonogiri bakal Kemas Air Terjun Melati jadi Potensi Wisata

SOLOPOS.COM (13/09/2018) | Desa Keloran, Kecamatan Selogiri, Wonogiri, memiliki sebuah air terjun di Dusun Melati. Namun, kondisi akses yang cukup sulit membuat Air Terjun Melati menjadi kurang dikenal oleh masyarakat. Pihak desa berencana mengemas wisata air terjun dengan agrowisata.

Kepala Desa Keloran, Sumaryanto, saat ditemui Solopos.com, beberapa waktu lalu, mengatakan telah berencana meningkatkan potensi desa menjadi desa wisata dengan mengemas potensi Air Terjun Melati yang berada di lahan milik Perhutani.

“Saat ini pengelolaan Air Terjun Melati oleh warga dusun dan karang taruna masih sebatas urusan parkir pengunjung. Semoga tahun depan sudah dapat selesai rencana ini,” ujar Sumaryanto.

Saat ini ia fokus memperbaiki akses menuju lokasi wisata. Nantinya, di jalan menuju lokasi wisata terdapat agrowisata buah-buahan yang kini telah dilakukan penanaman buah jambu bersama pihak Perhutani.

Akses lokasi yang hanya dapat dilalui dengan berjalan kaki sekitar 500 meter tersebut juga akan dilengkapi dengan gazebo dan lokasi swafoto. Pihaknya telah mengajak masyarakat, tokoh pemuda, dan karang taruna untuk segera bergerak melakukan kegiatan yang mendukung terkait rencana pengembangan wisata.

KKN Tematik

Ia mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Perhutani dan sepakat untuk bekerja sama menjaga kelangsungan hutan dan ekosistem hutan. Nantinya, Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Keloran yang akan memberdayakan.

Ia berharap mendapat pendampingan dari tokoh pemuda namun saat ini belum muncul tokoh pemuda yang dapat bergerak meningkatkan potensi desa. Ia berharap Desa Keloran menjadi lokasi kuliah kerja nyata (KKN) tematik dari Universitas Gajah Mada, Jogja.

Sekretaris Camat Selogiri, Toto Tri Mulyarto, mengatakan siap menjadi fasilitator terkait dengan harapan Desa Keloran untuk menjadi tempat KKN tematik untuk pengembangan BUM Desa Keloran terkait potensi wisata.

“KKN akan menjadi stimulan untuk mendorong warga desa berpikir maju. KKN bisa fokus pada pemberdayaan masyarakat terkait dengan potensi wisata di Desa Keloran,” ujar Toto.

 

Sumber : solopos.com

Tanggal : 13 September 2018