9 Desa di Cianjur Terima SK Hutan Sosial Dari Presiden RI

CIANJUR, PERHUTANI (8/2/2019) | Ribuan Masyarakat Desa Hutan dalam wilayah Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cianjur menerima Surat Keputusan (SK) program Pengakuan Perlindungan Kemitraan Kehutanan (KULIN KK) yang diserahkan oleh Presiden Joko Widodo di Wana Wisata Pokland (Pongpok Landak), yang termasuk dalam wilayah pengelolaan Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cianjur pada Jumat (08/02).

Penyerahan sembilan SK KULIN KK oleh Presiden Republik Indonesia tersebut dilaksanakan bersamaan dengan penyerahan SK Hutan Sosial seluruh Provinsi Jawa Barat sebanyak 42 SK, terdiri dari 4 SK Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IPHPS) dan 38 SK Kulin KK dengan luas 13.976,28 Hektar untuk 8.941 KK. Sedangkan di wilayah pengelolaan Perhutani KPH Cianjur ada 9 SK KULIN KK seluas 1.377,25 Ha untuk 1.206 Kepala Keluarga (KK).

SK KULIN KK tersebut terdiri dari 7 Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) yaitu LMDH Campaka Warna 76 KK seluas 70 Ha , LMDH Wana Tani Mukti 36 KK seluas 11 Ha, LMDH Wana Lestari Pokland 31 KK seluas 20 Ha, LMDH Sugih Mukti 376 KK seluas 531 Ha, LMDH Kalmako 40 KK seluas 68 Ha, LMDH Giri Karya Mandiri 346 KK seluas 131,75 Ha, LMDH Giri Warga Sejahtera 133 KK seluas 94,50 Ha dan 2 Kelompok Tani Hutan (KTH) yang terdiri KTH Rindu Alam 30 KK seluas 56 Ha, KTH Raksa Buana 138 KK seluas 395 Ha.

Kegiatan pemanfaatan lahan kawasan hutan dengan Kulin KK baik yang akan dan yang sudah dilaksanakan oleh LMDH serta KTH tersebut adalah berupa budidaya tanaman kopi, tanaman obat-obatan, buah-buahan, palawija, jasa lingkungan, wisata dan lain-lain.

Pada kesempatan tersebut salah satu LMDH yang masuk wilayah pengelolaan KPH Cianjur yaitu LMDH Kalmako mendapatkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 1 mesin kupas kopi basah dan 1 Grinding mesin kopi yang diserahkan secara simbolis oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Darmin Nasution yang diikuti oleh LMDH lainnya, juga  diberikan bantuan berupa bibit buah-buahan dari Perhutani sebanyak 3.000 plances dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebanyak 4.000 plances yang diserahkan secara simbolis oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Darmin Nasution yang disaksikan Direktur Utama Perum Perhutani Denaldy Mauna.

Dalam pidatonya, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa pemberian SK Hutan Sosial kepada masyarakat agar dimanfaatkan sebaik-baiknya, karena setiap tahun akan dievaluasi produktifitasnya. Ia menambahkan bahwa ini merupakan tugas kita bersama untuk mengawal lahan yang sudah diberikan menjadi produktif, tidak hanya di Jawa Barat tetapi di Provinsi lain, mengingat target luas total Hutan Sosial adalah 12,7 juta Hektar.

Pada kesempatan yang sama Administratur Perhutani KPH Cianjur Mulyadi menyampaikan bahwa Perhutani KPH Cianjur selalu mendukung program yang dilaksanakan oleh pemerintah terutama untuk mensejahterakan perekonomian masyarakat sekitar hutan juga perbaikan kualitas hutan sehingga tetap terjaga keseimbangannya. Luas hutan sosial di wilayah kerja perhutani KPH Cianjur sampai saat ini sudah mencapai 1.589,50 Ha untuk 1.551 KK.

Sementara itu Ketua LMDH Sugih Mukti Karmawan dari Desa Sukadana Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mengupayakan sampai terbitnya SK Kulin KK ini, pihaknya akan membangun kepercayaan ini dengan mengelola lahan hutan sebaik-baiknya sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa hutan dan kelestarian hutan. (Kom-PHT/Cjr/Iwn).

 

Editor : Ywn

Copyright©2019