Curug Ciparay Dikembangkan Jadi Ikon Wisata Alam Kabupaten Tasikmalaya

TASIKMALAYA, PERHUTANI  (22/02/19) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya mengembangkan wisata alam rintisan Curug Ciparay melalui kerjasama dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH)  Gunung Siang yang berlokasi di petak 48 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Cigalontang Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Singaparna KPH Tasikmalaya, masuk wilayah administratif Desa Parentas Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya, Senin (22/02).

Setiap harinya Curug Ciparay tidak pernah sepi pengunjung, baik dari kalangan keluarga dan dari kalangan remaja. Tempatnya yang asri dan sejuk bernuansa khas pegunungan yang alami sehingga memanjakan pengunjung untuk untuk bersantai atau refreshing bersama keluarga, ditambah dengan suara percikan air tejun yang dapat menenangkan suasana.

Curug Ciparay telah dilengkapi fasilitas diantaranya mushola, toilet, warung, dan saung bilik bambu yang dapat dijadikan tempat istirahat atau bermalam, serta tersedia juga Camping Ground untuk pengunjung dari kalangan remaja.

Administratur Perhutani KPH Tasikmalaya Dedi Supriadi mengatakan bahwa  kerjasama Wisata Curug Ciparay dengan LMDH diharapkan dapat menambah pendapatan baik bagi Perhutani maupun masyarakat sekitar wisata. “Dengan melihat trend jumlah wisatawan  yang semakin meningkat, kedepannya diharapkan Curug Ciparay dapat menjadi ikon wisata Kabupaten Tasikmalaya, karena ditunjang oleh keindahan alam dan sensasi dengan air terjunnya,” kata Dedi.

Ketua LMDH  Gunung Siang, Lukas Sukmawangsa menyampaikan dengan adanya peran LMDH dalam pengelolaan wisata ini masyarakat lebih merasa memiliki dan dari segi perekonomiannya pun terbantu, dengan demikian kesejahteraan masyarakat semakin meningkat dan keberadaan hutan tetap terjaga. (Kom/Pht-Tsk/Agh)

 

Editor : Ywn

Copyright©2019